EDUKASI GIZI DAN PROMOSI GAYA HIDUP SEHAT UNTUK PENCEGAHAN SINDROM METABOLIK PADA IBU RUMAH TANGGA DI GANG DAMAI, SAMARINDA ILIR

Authors

  • Ameliora Dwi Astani Program Studi Sarjana Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Previa Rizky Amalia Program Studi Sarjana Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Nur Annisa Olivia Stevannia Lenau Program Studi Sarjana Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Anggi Jumiati Bulan Program Studi Sarjana Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Jovina Christin Program Studi Sarjana Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Franchesca Yulina Program Studi Sarjana Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Dewi Budhi Lestari Program Studi Sarjana Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Rosita Tihin Program Studi Sarjana Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.51352/erau.v5i2.944

Abstract

Sindrom metabolik merupakan kumpulan faktor risiko metabolik yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes melitus tipe 2. Ibu rumah tangga berperan sentral sebagai pengelola pangan keluarga, namun literasi kesehatan mereka mengenai sindrom metabolik sering kali rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga di Gang Damai, Kecamatan Samarinda Ilir, mengenai sindrom metabolik, faktor risikonya, serta pencegahannya melalui edukasi gizi dan promosi gaya hidup sehat. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2025 di kediaman Bapak Ilham, Gang Damai, Samarinda Ilir, dengan 7 peserta ibu rumah tangga berusia 25–60 tahun yang direkrut melalui undangan lisan kader RT. Tahapan kegiatan meliputi persiapan (survey lokasi, perizinan, penyusunan materi PowerPoint dan leaflet), pelaksanaan (penyampaian materi 20 menit dan diskusi tanya jawab 30 menit), serta evaluasi melalui tanya jawab dan pengamatan observasional. Materi mencakup definisi sindrom metabolik, faktor risiko, dan contoh menu harian berbasis pangan lokal yang terjangkau. Peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai hubungan hipertensi dengan sindrom metabolik, cara menurunkan tekanan darah secara alami, dan strategi menyiasati menu sehat untuk keluarga. Kegiatan ini tidak menggunakan pre-test dan post-test, sehingga perubahan pengetahuan tidak dapat diukur secara kuantitatif; jumlah peserta yang terbatas juga menjadi keterbatasan. Disarankan kegiatan lanjutan menambahkan skrining dasar (tekanan darah, lingkar perut, gula darah) dan instrumen evaluasi terstruktur agar efektivitas edukasi dapat dinilai secara objektif.

Downloads

Published

2026-10-25