<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://jurnal.stiksam.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-06-27T05:39:50Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/601</identifier>
				<datestamp>2022-05-12T03:20:02Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">UPAYA PEMANFAATAN LIMBAH DAPUR SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR UNTUK BUDIDAYA TANAMAN SERTA PELESTARIAN LINGKUNGAN DI PEKARANGAN WARGA MASYARAKAT SUNGAI KELEDANG</dc:title>
	<dc:creator>Rustam Baraq Noor</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">lingkungan sehat, pupuk organik cair, limbah dapur</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rustam Baraq Noor. Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi Universitas Widya Gama Mahakam. Upaya Pemanfaatan Limbah Dapur ebagai Pupuk Organik Cair Untuk Budidaya Tanaman Serta Pelestarian lingkungan Di Pekaranagan Warga Masyarakat Sungai Keledang. Penyuluhan bertujuan agar timbul kesadaran untuk terciptanya lingkungan sehat dengan cara mengelola limbah dapur menjadi pupuk organic cair. Penyuluhan dilaksanakan pada hari Ahad bulan Desember 2021 bertempat dimasjid Almanhur jl Dato Iba Kelurahan Sungai Keledang Samarinda. Adapun materi disampaikan dengan metoda ceramah yang disertai tanya jawab dengan menampilkan gambar dan tulisan. Peserta terdiri dari Bapak dan ibu serta anak remaja Jemaah pengajianAhad pagi Masjid Almanshur. Limbah rumah tangga yang berasal dari kegiatan dapur berupa sisa potongan sayur atau kulit buah serta sisa makanan, merupakan bahan organik sangat berpotensi menimbuklan lingkungan tidak sehat berupa aroma tidak sedap akibat proses pembusukan. Untuk itu perlu penanganan yang tepat dan cepat seperti dijadikan bahan baku pembuatan pupuk organik cair. Pupuk organik cair (POC) adalah bahan nutrisi unsur hara makro dan mikro serta enzim pemacu petumbuhan yang berasal dari olahan limbah rumah tangga yang diberikan kepada tanaman dalam bentuk cair. Penggunaan POC dalam budidaya tanaman haruslah memperhatikan konsentrasi anjuran pada tanaman budidaya. Materi yang disampaikan sangat mengugah terbukti dari respon tanggapan dan pertanyaan. Penyuluhan terbukti mampu meningkatkan kesadaran penelolaan limbah dapur untuk budidaya tanaman dipekarangan. Dapat menciptakan lingkungan sehat serta terhindar dari pencemaran akibat pembusukan yang menimbulkan bau tidak sedap. Disarankan agar penyampaian materi penyuluhan ditindak lanjuti dengan desiminasi lapangan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/601</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i1.601</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 1-6</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/601/252</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/602</identifier>
				<datestamp>2022-05-12T03:21:10Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MENGKONSUMSI OBAT ANTI HIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI</dc:title>
	<dc:creator>Nurul Laili</dc:creator>
	<dc:creator>Nove Lestari</dc:creator>
	<dc:creator>Sutiyah Heni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">peran, keluarga, obat anti Hipertensi, Hipertensi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Keluarga memiliki peran dalam melakukan perawatan dan pemeliharaan kesehatan bagi anggota keluarga. Anggota keluarga mampu mengenali jika terjadi gangguan perkembangan kesehatan anggota keluarga lainnya salah satunya gejala Hipertensi. Keluarga mampu mengambil keputusan yang tepat untuk tindakan pelayanan keshatan, mengantarkan ke pelayanan kesehatan, membantu biaya pengobatan, mengingatkan untuk minum obat, serta memberikan dan mempertahankan suasana rumah selalu kondusif untuk perkembangan kesehatan dan emosional. Anggota keluarga mampu memberikan dukungan dan sikap caring pada anggota lain yang menderita Hipertensi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan edukasi kepada keluarga tentang peran keluarga terhadap kepatuhan mengkonsumsi obat anti Hipertensi pada anggota keluarga yang menderita Hipertensi. Metode pengumpulan data pada saat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah wawancara dan kuesioner. Kegiatan dilakukan selama 3 hari pada bulan Maret 2022 di wilayah kerja Puskesmas Puhjarak Kabupaten Kediri. Peserta penyuluhan adalah anggota keluarga yang salah satunya menderita penyakit Hipertensi. Peserta penyuluhan berjumlah 22 orang. Data di analisa dengan prosentase sesuai kriteria peran keluarga. Data di sajikan dalam bentuk tabel. Pengabdian kepada masyarakat menggunakan instrumen leaf leat, saran LCD dan laptop sebagai media edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga sebelum edukasi setengah dari responden mempunyai peran cukup dan setelah edukasi sebagian besar mempunyai peran keluarga yang baik. Berdasarkan pengabdian kepada masyarakat di dapatkan gambaran peran keluarga terhadap kepatuhan mengkonsumi obat pada anggota keluarga yang mempunyai Hipertensi yakni setelah di berikan edukasi mengalami peningkatan jumlah yang signifikan. Edukasi secara kontinu di lakukan untuk saling mengingatkan pada anggota keluarga bahwa Hipertensi merupakan penyakit kronis yang mengakibatkan komplikasi dan membutuhkan obat seumur hidup. Kondisi yang masih cukup tinggi angka morbiditas dan mortalitas akibat ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi obat yang mengakibatkan komplikasi serius seperti gagal jantung, gagal ginjal dan stroke membutuhkan perhatian khusus dalam upaya preventif yang melibatkan semua elemen masyarakat, salah satunya penguatan peran keluarga.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/602</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i1.602</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 7-18</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/602/253</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/604</identifier>
				<datestamp>2022-05-12T03:21:48Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBUATAN â€œMORINGA MIEâ€ SOLUSI MASALAH GIZI DI PKK RW 06 KELURAHAN ROWOSARI, KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG</dc:title>
	<dc:creator>Kristiani, Monica</dc:creator>
	<dc:creator>Anasthasia Pujiastuti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Daun Kelor, Moringa Mie, Gizi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Gizi merupakan asupan yang penting bagi tumbuh kembang anak. Kecukupan gizi untuk anak akan mendorong perkembangan anak secara optimal. Sebaliknya kekurangan gizi atau malnutrisi akan menimbulkan berbagai risiko kesehatan, diantaranya hambatan pertumbuhan tulang, lemah otot, degeneratif otak serta gangguan mental. Orang tua harus memahami standar kebutuhan gizi pada anak yang harus terpenuhi serta memastikan makanan yang dikonsumsi tidak mengandung bahan berbahaya. Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini dibuat suatu produk mie daun kelor (Moringa mie) dan stik bawang daun kelor yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi pada anak. Program pengabdian ini juga memberikan informasi tentang bahan berbahaya dalam makanan beserta resiko yang dapat terjadi jika mengkonsumsinya dalam jumlah berlebih. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2019 ini yaitu&amp;nbsp; ibu-ibu PKK RW 06 Kelurahan Rowosari menjadi mengerti tentang bahaya bahan tambahan yang sering disalahgunakan dalam pangan, dapat menyebutkan ciri-cirinya dan mengetahui resiko jika mengkonsumsi bahan berbahaya dalam jumlah banyak. Para peserta juga semakin paham tentang kandungan zat aktif dalam daun kelor serta cara pengolahannya yang dapat menjadi alternatif makanan bergizi bagi keluarganya terutama anak-anak. Para peserta mengikuti acara penyuluhan dengan sangat antusias dan memperhatikan pada saat dijelaskan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/604</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i1.604</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 19-25</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/604/254</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/606</identifier>
				<datestamp>2022-05-12T03:23:22Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI PENGGUNAAN KOSMETIK YANG AMAN BAGI REMAJA DAN PEMUDI DUSUN WONOREJO, SARIHARJO, NGAGLIK, SLEMAN</dc:title>
	<dc:creator>Farida Noor Irfani</dc:creator>
	<dc:creator>Titin Aryani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">edukasi penggunaan kosmetik, remaja, pemudi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tidak dapat disangkal bahwa kosmetik menjadi salah satu kebutuhan manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Produk-produk tersebut digunakan secara berulang setiap hari dan di seluruh bagian tubuh, mulai dari ujung rambut hingga kaki. Diperlukan program untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai produk kosmetik yang aman agar masyarakat dapat terhindar dari produk kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya serta dampak yang akan ditimbulkan apabila menggunakan kosmetik tersebut, khususnya bagi remaja dan pemudi yang merupakan pengguna terbanyak. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sarana edukasi terkait kosmetik yang aman khususnya bagi remaja dan pemudi Dusun Wonorejo, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Metode pengabdian (a) sesi pertama berupa pre-test : peserta kegiatan mengerjakan soal pre-test yang telah dibagikan; (b) sesi kedua berupa presentasi materi : pemaparan materi edukasi kepada peserta dilanjutkan dengan diskusi ersama; (c) sesi ketiga berupa post test : evaluasi pemahaman peserta terhadap penyampaian materi dengan cara pengerjaan post-test; (d) sesi keempat berupa pembagian doorprize : pemberian apresiasi kepada peserta yang mendapatkan kenaikan nilai tertinggi post-test dibandingkan pre-testnya. ). Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 33,3%. Hal ini cukup merepresentasikan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan kosmetik yang aman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/606</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i1.606</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 26-33</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/606/255</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/608</identifier>
				<datestamp>2022-05-12T03:24:27Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELATIHAN PEMBUATAN  HAND SANITIZER DAN PENYULUHAN PHBS PADA  WARGA RT. 12 KELURAHAN GUNUNG LINGAI KOTA SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Fatimah, Nurul</dc:creator>
	<dc:creator>Fitri Handayani</dc:creator>
	<dc:creator>Reksi Sundu</dc:creator>
	<dc:creator>Achmad Kadri Ansyori</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">pengabdian masyarakat, hand sanitizer, sintetis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Menurut World Health Organization (WHO), tangan merupakan salah satu pintu masuknya penyakit dalam tubuh. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada pelaku industri kecil tentang cara pembuatan hand sanitizer sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan hand sanitizer dari bahan alami. Peserta dari kegiatan ini berjumlah sebanyak 15 orang. Sedangkan untuk narasumber berasal dari Dosen STIKES Samarinda sebanyak 4 orang. Setelah mendapatkan materi PHBS dari narasumber, peserta diminta untuk membuat sediaan HS dari bahan sintetis. Jumlah tiap kelompok membuat sebanyak 1 Liter untuk sediaan HS sintetis. &amp;nbsp;Sediaan yang dibuat, kemudian dikemas kedalam botol spray yang kemudian akan dibawa oleh masing-masing peserta. Antusias peserta terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diberikan kepada narasumber baik selama kegiatan berlangsung maupun setelah kegiatan. Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 hari, ditutup dengan foto bersama peserta dengan dosen STIKES Samarinda.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/608</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i1.608</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 34-39</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/608/256</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/610</identifier>
				<datestamp>2022-05-12T03:25:06Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI CARA MENCUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN  COVID-19 DI SMA NEGERI 2 UNGARAN</dc:title>
	<dc:creator>Sikni Retno Karminingtyas</dc:creator>
	<dc:creator>Anasthasia Pujiastuti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">edukasi, covid-19, cuci tangan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Coronavirus disease-2019 (Covid-19) merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyebaran virus ini sangat cepat, menjaga kebersihan menjadi hal yang penting untuk dilakukan terutama kebersihan tangan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberi edukasi cara mencuci tangan yang benar untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan membagikan sabun cuci tangan, hand sanitizer, pamflet, edukasi disertai praktik dan evaluasi cara mencuci tangan yang benar kepada 23 responden. Sebelum dilakukan edukasi, responden diberikan kuesioner tentang cara mencuci tangan yang benar sebagai data pre test. Pemberian edukasi dengan memberikan praktik dan pembagian pamflet cara mencuci tangan diberikan seminggu berikutnya serta diikuti dengan pemberian kuesioner sebagai data post test. Hasil kuesioner pre dan post test ini selanjutnya dievaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat meliputi jenis kelamin laki-laki berjumlah 7 responden (30,43%) dan perempuan berjumlah 16 responden (69,57%). Hasil pemahaman responden terhadap cara mencuci tangan yang benar sebelum diberikan edukasi (pre test) kategori baik sebanyak 7 responden (30,43%), cukup sebanyak 14 responden (60,87%) dan kurang sebanyak 2 responden (8,70%). Hasil pemahaman responden terhadap cara mencuci tangan yang benar setelah diberikan edukasi (post test) mengalami peningkatan yaitu kategori sangat baik sebanyak 13 responden (56,52%) dan baik sebanyak 10 responden (43,48%). Analisa statistik dengan uji wilcoxon didapatkan nilai sig 0,00 (&amp;lt; 0,05) artinya ada perbedaan pemahaman cara mencuci tangan antara pre dan post test. Kesimpulan terdapat peningkatan pemahaman responden tentang cara cuci tangan yang benar dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/610</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i1.610</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 40-52</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/610/257</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/611</identifier>
				<datestamp>2022-05-12T03:25:46Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) BAGI KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI  SMK KH. GHALIB PRINGSEWU</dc:title>
	<dc:creator>Pira Prahmawati</dc:creator>
	<dc:creator>Tiara</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyuluhan, Bantuan Hidup Dasar (BHD)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan masalah kegawatdaruratan dapat menyebabkan kematian mendadak sebelum korban di bawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.Cedera bahkan kematian akibat kecelakaan lalu lintas tersebut dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan dapat dialami oleh siapa saja termasuk pelajar yang menggunakan kendaraan beroda dua ke sekolah. Dalam hal ini pelajar umumnya sebagai korban kecelakaan namun dapat juga sebagai penolong dengan memberikan bantuan hidup dasar (BHD) kepada orang lain. Penggunaan sepeda motor setiap tahunnya semakin meningkat termasuk dikalangan pelajar dengan alasan menggunakan sepeda motor bisa lebih cepat dan dapat menghindari kemacetan. Namun dampak dari fenomena tersebut, angka kejadia kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor meningkat dan pelajar (usia 10 â€“ 19 tahun) menjadi korban kecelakaan urutan kedua setelah kelompok usia 20-29 tahun. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar tentang bantuan hidup dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas sehingga dapat menurunkan angka kecacatan atau kematian. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, tanya jawab dan demonstrasi terkait ketrampilan BHD. Materi yang disampaikan adalah perinsip sebelum menolong pasien kecelakaan 3A, mengecek respon pasien/kesadaran, denyut nadi, pernapasan dan resusitasi jantung paru (RJP) Hasil kegiatan ini menunjukkan pengetahuan siswa sebelum dilakukan penyuluhan BHD mayoritas pengetahuannya adalah kurang, yaitu sebesar 63%, pengetahuan siswa sesudah dilakukan penyuluhan BHD mayoritas pengetahuannya adalah baik, yaitu sebesar 78%, keterampilan siswa setelah dilakukan praktik BHD mayoritas keterampilannya adalah cukup, yaitu sebesar 59%. Diharapkan metode penyuluhan yang digunakan lebih bervariasi yaitu kombinasi ceramah interaktif , demonstrasi dan video edukasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/611</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i1.611</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 53-68</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/611/258</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/618</identifier>
				<datestamp>2022-10-17T01:41:09Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG DIARE MELALUI PENYULUHAN DIPOSYANDU ANGSA DESA ULAK BANDUNG KECAMATAN UJANMAS KABUPATEN MUARAENIM</dc:title>
	<dc:creator>Khairunisya</dc:creator>
	<dc:creator>Nurayuda</dc:creator>
	<dc:creator>Rita Kamalia</dc:creator>
	<dc:creator>Siti Fatimah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyuluhan, Pengetahuan diare balita, Posyandu</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Diare masih menjadi endemik di Indonesia sehingga menjadi kasus kejadian luar biasa yang disertai dengan kematian. Penyakit diare juga menyebabkan kekurangan gizi. Anak dengan gizi buruk dan diare memiliki angka kematian yang tinggi. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya diare, seperti personal hygiene, sanitasi lingkungan, status gizi anak, dan pengetahuan orang tua. Ibu yang memiliki pengetahuan yang kurang tentang manajemen dan pencegahan diare dapat memperparah kondisi diare pada anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk peningkatan pengetahuan ibu balita tentang diare melalui penyuluhan Di posyandu Angsa Desa Ulak Bandung Kecamatan Ujanmas Kabupaten Muaraenim. Target utama dari program ini adalah peningkatan pengetahuan ibu â€“ ibu di Desa Ulak Bandung wilayah kerja Puskesmas Ujanmas yang mempunyai balita khususnya dalam penatalaksanaan awal bila terkena diare yaitu dengan pemberian cairan gula garam. Sasaran pada kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dosen kelompok 1 Prodi DIII Kebidanan Muara Enim adalah ibu-ibu yang mempunyai balita di Posyandu Angsa desa Ulak Bandung, adapun kegiatan yang dilakukan yaitu peningkatan pengetahuan ibu tentang diare melalui penyuluhan. Hasil kegiatan ini merupakan tentang peningkatan pengetahuan ibu â€“ ibu di Posyandu Angsa Desa Ulak Bandung melalui penyuluhan (p value =0,000). Pengabdian masyarakat ini menyimpulkan Adanya peningkatan pengetahuan pencegahan dan penatalaksanaan nya bagi ibu- ibu kader Posyandu Angsa Desa Ulak Bandung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/618</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i2.618</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 69-80</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/618/289</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/620</identifier>
				<datestamp>2022-10-17T01:41:09Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBUATAN MINUMAN JAHE INSTAN DAN HAND SANITIZER BAGI WARGA KELURAHAN AIR HITAM, SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Risa Supriningrum</dc:creator>
	<dc:creator>Reksi Sundu</dc:creator>
	<dc:creator>Fitri Handayani</dc:creator>
	<dc:creator>Henny Nurhasnawati</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Minuman jahe instan, hand sanitizer, daya tahan tubuh, kebersihan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pandemi Covid yang terjadi awal tahun 2020, mengharuskan masyarakat untuk lebih meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kebersihan. Daya tahan tubuh dapat ditingkatkan dengan konsumsi makanan yang bergizi dan sumber komponen bioaktif yang memiliki aktivitas antiviral dan immunomodulator/immune booster. Jahe merupakan salah satu rempah yang memiliki khasiat dalam pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit, seperti mengatasi flu, batuk, meningkatkan imunitas, bersifat sebagai antioksidan, antivirus. Sejumlah produk berbahan jahe banyak dijual di pasaran, salah satunya minuman instan jahe. Minuman instan dapat dikonsumsi dengan cara praktis karena dapat disajikan secara cepat. Selain menjaga imunitas tubuh, kebersihan tangan juga penting, sebagai upaya meminimalisir penyebaran virus. WHO dan Center of Disease Control (CDC) menyatakan bahwa hand sanitizer dengan kadar alkohol antara 60%-95% sangat efektif untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel di tangan. Hand sanitizer dalam kemasan ekonomis, lebih praktis, karena dapat dibawa kemana- mana. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada warga jalan Jambu RT 2 Kelurahan Air Hitam, Samarinda tentang pembuatan minuman instan jahe dan hand sanitizer. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan dan demonstrasi pembuatan produk yang melibatkan peserta. Hasil dari kegiatan mampu meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai cara pengolahan minuman jahe instan yang benar dan pembuatan hand sanitizer</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/620</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i2.620</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 81-87</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/620/288</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/621</identifier>
				<datestamp>2022-10-17T01:41:09Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENYULUHAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DESA TOLAI TIMUR, KECAMATAN TORUE, KABUPATEN PARIGI MOUTONG, SULAWESI TENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Tandi, Joni</dc:creator>
	<dc:creator>Intan Riani, Ni Putu</dc:creator>
	<dc:creator>Putri, Wika Adelia</dc:creator>
	<dc:creator>Damantu, Reski Yane</dc:creator>
	<dc:creator>Alfia Dewi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyuluhan, Penyakit Diabetes Melitus</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyuluhan merupakan suatu cara yang dilakukan yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh informasi kesehatan atau derajat kesehatan secara maksimal. Diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan adanya pola hidup yang dialami oleh setiap insani. Penyakit ini dapat disebabkan oleh factor adanya penyakit imun dan hal ini hanya dapat di obati dengan insulin, selain itu penyakit ini bisa disebabkan oleh adanya factor genetika yang tidak bisa dihindari. Pola hidup yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini dapat mendukung terjadinya resistensi insulin (Tandi J,2020). Penyakit ini apa bila tidak dikontrol dengan baik atau dimanajemen dengan baik dapat menyebabkan kematian akibat komplikasi dengan timbulnya penyakit-penyakit penyerta (Kristina dkk, 2012). Komplikasi akibat penyakit diabetes meliputi gagal ginjal, yaitu penyakit nefropati diabetik, penyakit jantung, stroke, dan penyakit lainnya berupa retinopati, neuropati, dan peningkatan kadar kolesterol dalam darah (Tandi J, 2019). Oleh karena itu kami dari instansi pendidikan dengan hasil riset yang kami lakukan dan berdasarkan literature yang telah diketahui kebenarannya, merasa perlu melakukan penyuluhan dengan metode ceramah interaktif tentang penyakit diabetes mellitus. Efektivitas penyuluhan ini dapat diuji dengan kuesioner kepuasan mitra terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Hasil pengamatan kegiatan menunjukkan bahwa mitra merasa puas dengan penyuluhan ini.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/621</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i2.621</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 88-100</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/621/287</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/624</identifier>
				<datestamp>2022-10-17T01:41:09Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PROMOSI KESEHATAN TENTANG LITERASI KESEHATAN KEPADA PENGURUS DAN ANGGOTA ASUHAN MANDIRI TOGA KOMPLEK WENGGA KOTA BANJARBARU</dc:title>
	<dc:creator>Nisa Soleha, Gusti </dc:creator>
	<dc:creator>Nautika Lingga, Herningtyas</dc:creator>
	<dc:creator>Yudi Anwar, Fanli</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Literasi Kesehatan, Promosi Kesehatan, Pengabdian Masyarakat, Masyarakat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Individu yang memiliki tingkat literasi kesehatan yang memadai memiliki kemampuan untuk bertanggung jawab atas kesehatan dirinya sendiri, keluarganya, dan masyarakat di sekitarnya. Sebaliknya, individu dengan kemampuan literasi kesehatan yang kurang memadai lebih mungkin untuk menghadapi masalah kesehatan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai literasi kesehatan dan pentingnya literasi kesehatan, serta pemahaman akan makna literasi kesehatan agar terwujud masyarakat yang sehat. Metode yang digunakan yakni dengan promosi kesehatan dan media leaflet. Peserta dari kegiatan ini berjumlah 10 orang. Sedangkan narasumber promosi kesehatan merupakan mahasiswa PKPA Universitas Lambung Mangkurat di Puskesmas Guntung Manggis yang didampingi Pembina Asuhan Mandiri Toga dari Puskesmas Guntung Manggis. Hasil pengabdian diperoleh dari hasil pre test dan post test yang dilakukan yang menunjukkan bahwa peserta promosi kesehatan memiliki pengetahuan yang baik. Peserta promosi kesehatan didampingi oleh mahasiswa dan Pembina dari Puskesmas Guntung Manggis dalam memberikan edukasi. Diharapkan program ini agar terus berlanjut dan dapat menjadi fasilitas bagi masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/624</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i2.624</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 101-106</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/624/286</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/625</identifier>
				<datestamp>2022-10-17T01:41:09Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MEWUJUDKAN MASYARAKAT SEHAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SARI KUNYIT PENURUN TEKANAN DARAH  DI KELURAHAN LEMPAKE UTARA</dc:title>
	<dc:creator>Sa`adah, Hayatus</dc:creator>
	<dc:creator>Tapo, Cheresensia Veneranda Villia</dc:creator>
	<dc:creator>Ariyanto, Della</dc:creator>
	<dc:creator>Paramitha, Aulia</dc:creator>
	<dc:creator>Setiyani, Desi</dc:creator>
	<dc:creator>Devi, Novita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">hipertensi, pelatihan, sari kunyit, Curcuma longa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik dan atau diastolik melebihi normal dan menjadi salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia. Penggunaan obat-obatan sintetis dalam terapi hipertensi yang digunakan pada jangka panjang dapat menyebabkan efek samping, sehingga masyarakat mulai beralih menggunakan obat tradisional. Penggunaan kunyit (Curcuma longa) sebagai obat tradisional memiliki pengaruh yang baik karena kandungan salah satu komponen yang ada di dalamnya yaitu curcumin mampu memperbaiki penyakit kardiovaskular termasuk hipertensi. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian materi penyuluhan singkat terkait hipertensi dan penanganannya pada sesi pertama. Selanjutnya pada sesi kedua dilakukan pelatihan bagi peserta tentang cara pembuatan sari kunyit. Pengabdian masyarakat dilakukan di daerah Belimau Kelurahan Lempake Utara, Samarinda. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, sebagian besar peserta memiliki tekanan darah yang cukup tinggi dan beberapa lainnya berada pada fase pra hipertensi. Terkait hasil tersebut selanjutnya diberikan penyuluhan singkat bagi masyarakat tentang penyakit hipertensi dan penanganannya. Selanjutnya dilakukan pelatihan bagi masyarakat tentang cara pembuatan sediaan sari kunyit sebagai salah satu cara penanganan hipertensi menggunakan bahan alam. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik yang ditunjukkan dengan antusiasme serta apresiasi masyarakat terhadap kegiatan tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/625</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i2.625</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 107-117</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/625/285</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/626</identifier>
				<datestamp>2022-10-17T01:41:09Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI PENGGUNAAN DAN PEMILIHAN VITAMIN SERTA PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI</dc:title>
	<dc:creator>Avianti Eka Dewi A.P</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Anggreini Dwi S</dc:creator>
	<dc:creator>Dian Marlina</dc:creator>
	<dc:creator>Carolina Eka Waty</dc:creator>
	<dc:creator>Ganet Eko Pramukantoro</dc:creator>
	<dc:creator>Faiz Rahman Siddiq</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Vitamin, Hand sanitizer, Covid19, Gumpang</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat mengenai Edukasi Penggunaan dan Pemilihan Vitamin serta Pelatihan Pembuatan Hand sanitizer di Kelurahan Gumpang, Kartasura, Sukoharjo dilaksanakan karena melihat data update 27 November 2020, didapatkan di Kartasura sebanyak 352 kasus terkonfirmasi, aktif 116, dan suspek 146 kasus. Peta sebaran ditunjukkan pada gambar 1.3. Sedangkan di desa Gumpang kecamatan Kartasura jumlah kasus terkonfirmasi 32 dan 6 kasus suspek. Kegiatan ini memiliki tujuan meningkatkan pengetahuan penggunaan vitamin agar tidak terjadi penyalahgunaan vitamin B dan C, serta mengetahui bagaimana pembuatan Hand sanitizer di rumah secara alami pada masa pandemic Covid 19. Sasaran pada pengabdian ini adalah bagaimana pemilihan dan penggunaan vitamin yang benar dan sesuai di era New Normal pandemik Covid 19, serta pemahaman pembuatan Hand sanitizer alami yang dapat dibuat di rumah. Kegiatan penyuluhan ini selain peserta mampu mengenai pemilihan dalam penggunaan vitamin dan pembuatan Hand sanitizer juga diharapkan bahwa peserta memahami mengenai meningkatkan imunitas tubuh dan cara mencuci tangan yang benar baik menggunakan Hand sanitizer ataupun sabun. Jika dilihat dari angka kejadian Covid 19 di kelurahan Gumpang bukan merupakan angka yang sedikit. Sehingga perlu dilakukannya pengabdian masyarakat di lingkungan Gumpang, Kartasura, Sukoharjo. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 21 dan 22 Mei 2022 yaitu ibu-ibu PKK Kelurahan Gumpang menjadi mengerti tentang pemilihan dan penggunaan vitamin yang tepat untuk kebutuhan imunitas, dan mengetahui cara pembuatan Hand sanitizer dari bahan alam yang aman dan bagaimana menjadikan usaha yang mendapatkan keuntungan atau profit sebagai usaha rumahan ibu PKK maupun ibu rumah tangga.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/626</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i2.626</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 118-124</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/626/284</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/628</identifier>
				<datestamp>2022-10-17T01:41:09Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN METODE MAGGOT DAN EKOENZIM PADA KAMPUNG SAMPAH BERNILAI SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Adnan, Fahrizal</dc:creator>
	<dc:creator>Yasmin, Annisa </dc:creator>
	<dc:creator>Aji, Tino </dc:creator>
	<dc:creator>Widarti, Budi Nining </dc:creator>
	<dc:creator>Zulya, Febrina </dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Yodi Prapeta </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">sampah, organik, maggot, ekoenzim</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sampah organik rumah tangga merupakan masalah yang dihadapi oleh warga perkotaan. Jumlahnya semakin banyak berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Akibat negatif dari sampah organik dapat dielakkan dengan mengolahnya menjadi benda yang bernilai. Metode maggot dan ekoenzim merupakan pendekatan yang dilakukan untuk mengurangi sampah organik. Program studi S1Teknik Lingkungan yang terdiri dari dosen dan mahasiswa melakukan pelatihan untuk pengurangan sampah dengan metode maggot dan ekoenzim. Bahan yang digunakan untuk pembuatan ekoenzim berupa air, gula merah dan kulit-kulit buah. Setelah materi dan praktek pengurangan sampah, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab, pemberian bingkisan bagi peserta yang aktif dan pembentukan komunitas peduli sampah kampung salai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/628</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i2.628</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 125-129</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/628/283</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/631</identifier>
				<datestamp>2022-10-17T01:41:09Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENYULUHAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS DI RT 05 DUSUN SAMPANGAN WIROKERTEN BANGUNTAPAN BANTUL</dc:title>
	<dc:creator>Qarriy Aina Urfiyya</dc:creator>
	<dc:creator>Mexsi Mutia Rissa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">penyuluhan, diabetes melitus</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang telah menjadi global terbesar. WHO memproyeksikan diabetes melitus menjadi penyebab kematian ke-tujuh di dunia pada tahun 2030. Prevalensi diabetes melitus di Indonesia cukup tinggi, dan prevalensi di Yogyakarta mencapai 4, 79% pada tahun 2018. Terdapat beberapa faktor resiko terjadinya diabetes melitus, seperti pola makan, kurangnya aktivitas fisik dan lainnya. Penyuluhan serta pengaturan pola makan merupakan pilar utama penatalaksanaan diabetes melitus menurut konsensus pengelolaan diabetes melitus, sehingga pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diabetes serta cara pencegahan diabetesnya. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di RT 05, Dusun Sampangan, Wirokerten, Banguntapan, Bantul pada ibu-ibu dasawisma. Dilakukan pemberian materi dengan metode ceramah dan media bantu power point serta leaflet. Evaluasi pengetahuan diukur melalui skor pretest dan postest yang diberikan. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan, yang dapat dilihat dari peningkatan rata-rata skor postest (8,96) dibandingkan dengan pretest (8,42).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/631</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v1i2.631</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 130-139</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/631/282</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/634</identifier>
				<datestamp>2023-04-29T04:34:01Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGABDIAN MASYARAKAT PENYULUHAN TOGA DAN DEMONSTRASI PEMBUATAN HAND SANITIZER KEPADA  IBU-IBU DASAWISMA DI RT.22 KELURAHAN JAWA, KECAMATAN SAMARINDA ULU</dc:title>
	<dc:creator>Jubaidah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Addy Zekarian Alfarizi</dc:creator>
	<dc:creator>Desi Noviani Siang</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi</dc:creator>
	<dc:creator>Muhammad Andre Suryanto</dc:creator>
	<dc:creator>Nurul Magfirah</dc:creator>
	<dc:creator>Ulfi Nurazizah Juwairyyah</dc:creator>
	<dc:creator>Yohana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">TOGA</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hand Sanitizer</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengabdian Masyarakat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kelurahan Jawa adalah salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Indonesia. PKK di Kelurahan Jawa memiliki program hatinya yang merupakan singkatan dari Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman dengan mengusung tema 3K yaitu Kebun, Kandang dan Kolam. Salah satu dari 3K tersebut yaitu Kebun dimana program ini bertujuan untuk pemanfaatan lahan atau pekarangan rumah yang dapat ditanami tumbuh-tumbuhan seperti TOGA. Selain itu, program sosialisasi juga melibatkan praktek demonstrasi hand sanitizer berupa sintetis. Hand sanitizer ini sangat bermanfaat terutama di masa pandemi COVID-19. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan TOGA dan demonstrasi handsanitizer ini telah berjalan dengan baik. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pengetahuan terkait pemanfaatan TOGA dan cara menanam yang benar dan demonstrasi hand sanitizer kegiatan ini bermanfaat untuk kesehatan tetapi juga dapat berpotensi meningkatkan taraf ekonomi warga tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/634</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i1.634</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/634/306</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/651</identifier>
				<datestamp>2023-04-29T04:34:01Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PROMOSI KESEHATAN TENTANG BEYOND USE DATE KEPADA PASIEN DI PUSKESMAS BANJARBARU UTARA</dc:title>
	<dc:creator>Azhara, Desiya Ramayanti</dc:creator>
	<dc:creator>Ayulia Dwi Sandi, Dita</dc:creator>
	<dc:creator>Narulita, Feni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Promosi Kesehatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Beyond use date</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Puskesmas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Promosi kesehatan di Puskesmas merupakah upaya untuk melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat dengan tujuan melakukan pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan masyarakat secara mandiri, juga melakukan pengembangan upaya kesehatan dari masyarakat sendiri. Beyond use date (BUD) yaitu batasan waktu untuk masih dapat menggunakan produk obat yang diracik/disiapkan atau yang kemasan primernya telah dibuka/dirusak. Saat ini belum banyak masyarakat yang mengetahui perbedaan antara Beyond Use Date dengan Expired Date, biasanya masyarakat menyamakan pengertian dari BUD dan Expired date. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan promosi kesehatan terkait beyound use date kepada pasien/masyarakat diruang tunggu Apotek Puskesmas Banjarbaru Utara. Promosi kesehatan dilaksanakan di Puskesmas Banjarbaru Utara (BBU), di ruang tunggu pelayanan resep. Topik promosi kesehatan yang diambil yaitu Beyond Use Date. Promosi kesehatan dilaksanakan dengan metode penyuluhan menggunakan media leafleat. Peserta kegiatan ini adalah 26 orang pasien yang datang untuk berobat di Puskesmas BBU. Sedangkan, narasumber kegiatan ini adalah mahasiswa Prodi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat yang didampingi Apoteker Puskesmas BBU. Evaluasi dilakukan secara lisan berupa pertanyaan terkait materi yang disampaikan. Selama kegiatan promosi kesehatan, masyarakat terlihat antusias dengan mengajukan beberapa pertanyaan. Adapun hasil dari promosi kesehatan ini, masyarakat dapat memahami tentang Beyond use date (BUD). Diharapkan kegiatan promosi kesehatan&amp;nbsp; dengan tema ini dapat terus berlanjutdan dapat menjadi fasilitas untuk meningkatkan pemahaman pasien tentang penggunaan obat-obatan yang benar dan aman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/651</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i1.651</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 11-19</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/651/307</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/655</identifier>
				<datestamp>2023-04-29T04:34:01Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI UPAYA PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI PENYAKIT INFEKSI SALURAN KEMIH</dc:title>
	<dc:creator>Amrullah, Adhi Wardhana</dc:creator>
	<dc:creator>Avianti Eka Dewi Aditya Purwaningsih</dc:creator>
	<dc:creator>Rolando Rahardjoputro</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">infeksi saluran kemih</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">faktor resiko</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">pencegahan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Infeksi saluran kemih merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering terjadi dimana perlu adanya upaya pencegahan dan kemampuan deteksi dini pada tingkat masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan untuk memudahkan penyampaian informasi kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada peserta tentang infeksi saluran kemih, faktor resiko dan upaya pencegahannya. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggunakan metode Pre-Experimental design, yaitu metode yang hanya melibatkan satu kelompok tanpa kelompok pembanding atau kontrol. Lokasi kegiatan penyuluhan dilakukan di wilayah Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo. Adapun kegiatan dilaksanakan pada 23 Mei 2021. Hasil analisis statistik dari tingkat pengetahuan responden terhadap upaya pencegahan dan deteksi dini infeksi saluran kemih didapatkan yakni nilai p-value &amp;lt; 0.005 yang diartikan bahwa&amp;nbsp; terdapat perbedaan pengetahuan dan kemampuan dari responden seblum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan ini sangat efektif sebagai metode edukasi pada responden.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/655</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i1.655</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 20-31</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/655/308</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/669</identifier>
				<datestamp>2023-04-29T04:34:01Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK JAHE INSTAN DIKELURAHAN LOA IPUH TENGGARONG</dc:title>
	<dc:creator>Novi Milasari</dc:creator>
	<dc:creator>Reksi Sundu</dc:creator>
	<dc:creator>Nurul Fatimah</dc:creator>
	<dc:creator>Muhammad Surya Ananda</dc:creator>
	<dc:creator>Andika Permana Putra</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyuluhan dan Pelatihan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Serbuk Jahe</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Loa Ipuh</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Peranan obat tradisonal Indonesia sangat penting dalam pembangunan kesehatan terkait pendekatan preventif dan promotif untuk memelihara kesehatan. Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan jenis rimpang yang mudah ditemukan di Indonesia yang dapat ditemukan dalam bentuk segar maupun hasil olahannya. Jahe memiliki banyak manfaat di antaranya adalah sebagai antioksidan,&amp;nbsp; analgesik,&amp;nbsp; antibakteri,&amp;nbsp; antivirus,&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; antiinflamasi. Jahe umumnya digunakan sebagai rempah-rempah dan bumbu masak, dalam kegiatan industri jahe termasuk komoditi pertanian yang banyak dimanfaatkan salah satunya untuk pembuatan serbuk jahe. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara pembuatan serbuk jahe menjadi minuman kesehatan yang dapat dinikmati khasiatnya oleh semua kalangan dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi bahkan membuka peluang usaha kecil menengah. Penyuluhan dan pelatihan dilakukan pada tanggal 13 Desember 2022 bertempat di Gedung Aula Kelurahan Loa Ipuh. Metode kegiatan ini adalah menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan. Peserta pada kegiatan ini adalah masyarakat yang terdiri ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT), Kader Posyandu dan Anak Remaja dengan jumlah 42 orang dari Kelurahan Loa Ipuh Tenggarong. Bahan yang digunakan adalah jahe, gula pasir, kayu manis, kapulaga, dan air. Peserta diberikan materi tentang jahe dan khasiat dari jahe, kemudian peserta diberikan pelatihan cara membuat serbuk jahe instan. Peserta sangat antusias terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diberikan kepada narasumber dan beberapa peserta ikut melakukan proses air jahe sampai menjadi serbuk jahe instan. Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama peserta dengan dosen dan mahasiswa STIKES Samarinda.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/669</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i1.669</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 32-38</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/669/309</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/739</identifier>
				<datestamp>2023-11-01T03:02:07Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PUDING DAUN KELOR DAN CHICKEN NUGET BUAH NAGA UNTUK PENGENTASAN STUNTING DI KECAMATAN PALARAN</dc:title>
	<dc:creator>Dwi Puspita, Alfiana</dc:creator>
	<dc:creator>Dwi Astani, Ameliora</dc:creator>
	<dc:creator>Sundu, Reksi</dc:creator>
	<dc:creator>Arista, Hanum </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">PMT, Samarinda, daun kelor, kulit buah naga</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting telah menjadi masalah serius yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Samarinda, Kalimantan Timur. Kecamatan Palaran memiliki tingkat stunting yang tinggi dibandingkan kecamatan lainnya di Kota Samarinda. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan Pembuatan Makanan Tambahan (PMT) dilakukan sebagai upaya pengentasan stunting bagi orang tua maupun keluarga balita stunting. Faktor risiko penyebab tingginya angka stunting di Kecamatan Palaran antara lain; penyelenggaraan PMT yang terhalang biaya, kurangnya komunikasi serta koordinasi antara posyandu, puskesmas, dan kecamatan. Permasalahan stunting di wilayah Palaran memerlukan pendekatan dari berbagai pihak secara berkelanjutan demi mencegah dan mengatasi akar dari penyebab terjadinya stunting. Sehingga, angka stunting akan menurun dan generasi masa depan Indonesia dapat tumbuh sehat dengan kualitas hidup yang terjaga.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/739</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i2.739</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 39-47</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/739/322</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/744</identifier>
				<datestamp>2023-11-01T03:02:49Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERAN KSR STIKSAM DALAM SOSIALISASI PEMBENTUKAN  KSN (KADER SADAR NARKOBA) UNTUK MEWUJUDKAN KELURAHAN  BEBAS NARKOBA</dc:title>
	<dc:creator>Devi Putri Anggraini</dc:creator>
	<dc:creator>Aminah</dc:creator>
	<dc:creator>Riska Della. P</dc:creator>
	<dc:creator>Annida Khairunnisa</dc:creator>
	<dc:creator>Bella Micha Thesya.  O</dc:creator>
	<dc:creator>Inul Octavia</dc:creator>
	<dc:creator>Lastefenia Barak. W</dc:creator>
	<dc:creator>Muhammad Syahid. R</dc:creator>
	<dc:creator>Supomo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sosialisasi, Remaja, Narkoba, Kader, Kelurahan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) atau istilah yang populer dikenal masyarakat sebagai NARKOBA (Narkotika dan Bahan/Obat berbahaya) merupakan masalah sangat kompleks, yang memerlukan upaya penanggulangan secara komprehensif dengan melibatkan kerjasama multidisipliner, multisektor, dan peran serta masyarakat secara aktif yang dilaksanakan secara berkesinambungan, konsekuen dan konsisten. Upaya yang dilakukan di kelurahan adalah melakukan kerjasama dengan pihak yang berwenang atau BNN untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan mengadakan kerjasama dengan pihak masyarakat kelurahan untuk membentuk tim KSN (Kader Sadar narkoba). Tujuan kegiatan untuk membentuk tim KSN dan mengembangkan potensi kelurahan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba melalui sosialisasi dan edukasi pada remaja SMP dan SMK/SMA di kelurahan tersebut. Metode kegiatan dalam bentuk pelatihan, Focus group discussion dan sosialisasi. Materi sosialisasi mencangkup tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan, melakukan observasi di setiap sekolah di tingkat SMP dan SMK/SMA di kelurahan. Kesimpulan kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan remaja tingkat SMP dan SMK/SMA sebagai KSN (Kader Sadar Narkoba) efektif dapat mencegah penyalahgunaan narkoba.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/744</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i2.744</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 48-58</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/744/323</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/745</identifier>
				<datestamp>2023-11-01T03:03:03Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELATIHAN PEMBUATAN ECO ENZYM BAGI WARGA RT 18  KELURAHAN SAMBUTAN SAMARINDA </dc:title>
	<dc:creator>Risa Supriningrum</dc:creator>
	<dc:creator>Angela Merici Sri Utami</dc:creator>
	<dc:creator>Sherliana Malah</dc:creator>
	<dc:creator>Rahmadani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Eco enzyme, sampah organik, Kelurahan Sambutan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengelolaan sampah organik merupakan tantangan utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda mengambil peran dalam pengelolaan sampah organik yang dapat dimanfaatkan menjadi produk sejuta manfaat, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian Masyarakat yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan eco enzym bagi warga RT 18 Kelurahan Sambutan, Samarinda, sebagai langkah penting dalam mengatasi masalah ini. Eco enzym merupakan solusi lingkungan yang penting dalam mengelola limbah organik sehari-hari. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam menghasilkan eco enzym sebagai solusi lingkungan yang ramah. Pelatihan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup teori, demonstrasi praktis, dan pengalaman langsung. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hal pengetahuan dan keterampilan warga RT 18 dalam pembuatan eco enzym. Mereka mampu menghasilkan eco enzym dan memahami manfaatnya dalam mengelola limbah organik sehari-hari. Implikasi dari pelatihan ini sangat penting, karena potensi pengurangan limbah organik di Kelurahan Sambutan dapat mendukung upaya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan. Pelatihan ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi wilayah lain dalam upaya mengurangi dampak lingkungan yang merugikan, pemberdayaan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/745</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i2.745</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 59-68</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/745/324</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/746</identifier>
				<datestamp>2023-11-01T03:03:24Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELATIHAN PEMBUATAN TEH KOMBUCHA DARI KULIT  BUAH MANGGIS (Gracinia mangostana L.)</dc:title>
	<dc:creator>Rusdiati Helmidanora</dc:creator>
	<dc:creator>Andi Adha Kurniawan</dc:creator>
	<dc:creator>Angela Hiroh</dc:creator>
	<dc:creator>Binar Yuda Fansurna</dc:creator>
	<dc:creator>Maria Oktavia Nera</dc:creator>
	<dc:creator>Monica Devita Meidy</dc:creator>
	<dc:creator>Nor Piya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kulit Buah Manggis, Probiotik, Teh Kombucha, Antioksidan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Probebaya adalah program Pemerintah Daerah untuk melaksanakan kegiatan pembangunan masyarakat di tingkat Kelurahan yang berbasis di wilayah RT sebagai upaya mewujudkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat, dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya peningkatan ekonomi dan kesehatan masyarakat dengan pemanfaatan bahan baku kulit buah manggis yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat kedalam minuman yang disukai oleh masyarakat. Sehingga melalui kegiatan ini diharapkan memiliki keterampilan untuk usaha dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat meningkat sebagai hasil dari mengkonsumsi teh kombucha kulit buah manggis yang kaya nutrisi. Kegiatan Dilaksanakan pada hari Jumat, 1 September 2023 di Gedung serbaguna Kampung Barito.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/746</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i2.746</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 69-77</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/746/325</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/754</identifier>
				<datestamp>2023-11-01T03:07:00Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBUATAN BUBUR MPASI DI POSYANDU ANGGREK PUTIH  KELURAHAN AIR HITAM DALAM RANGKA PENGABDIAN MASYARAKAT</dc:title>
	<dc:creator>Ajeng Putri Nur Hikmah</dc:creator>
	<dc:creator>Gabriella Marcelia</dc:creator>
	<dc:creator>Muhammad Rifqi Maulana</dc:creator>
	<dc:creator>Rima Putri Zahwa Jean Arto</dc:creator>
	<dc:creator>Fatimah, Nurul</dc:creator>
	<dc:creator>Ameliora Dwi Astani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Gizi, MPASI, Stunting, Pengabdian Masyarakat, Kelurahan Air Hitam</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting terkait dengan lebih rendahnya perkembangan kognitif dan produktivitas. Stunting pada anak merupakan indikator utama dalam menilai kualitas modal sumber daya manusia di masa mendatang. Gangguan pertumbuhan yang diderita anak pada awal kehidupan, pada hal ini stunting, dapat menyebabkan kerusakan yang permanen. Menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting balita di Kalimantan Timur mencapai 23,9% pada tahun 2022. Provinsi Kalimantan Timur berada di peringkat ke-16 tertinggi secara nasional. Prevalensi balita stunting di Kalimantan timur pada tahun 2022 naik 1,1 poin dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2021, prevalensi balita stunting di Kalimantan Timur sebesar 22,8%. Masalah stunting pada balita dapat berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka yang panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan untuk belajar, dan tingginya resiko terserangnya penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas. MPASI (Makanan pendamping ASI) adalah pemberian makanan pendamping selain ASI saat bayi berusia 6 bulan. ASI hanya menyediakan setengah atau lebih kebutuhan gizi bayi pada usia 6-12 bulan. Pada bulan ke 12-14 bulan, ASI hanya menyediakan sepertiga dari kebutuhan gizi, oleh karena itu bayi perlu mendapatkan MPASI untuk mencukupi kebutuhan zat gizi tubuhnya. Kegiatan pelatihan pembuatan MPASI diawali dengan pemberian materi terkait stunting kemudian dilakukan pembuatan bubur dengan melakukan demo bersama dengan peserta yang hadir. Hasil kegiatan yakni berupa produk bubur MPASI diharapkan dapat menjadi referensi untuk asupan balita yang ada di lingkungan Posyandu Anggrek Putih Kelurahan Air Hitam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/754</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i2.754</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 78-84</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/754/326</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/755</identifier>
				<datestamp>2023-11-01T03:08:06Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENYULUHAN STUNTING DAN PELATIHAN PEMBUATAN PMT DI KELURAHAN JAWA KECAMATAN SAMARINDA ULU</dc:title>
	<dc:creator>Muhammad Ikhsan Al Azhar</dc:creator>
	<dc:creator>Misa Savitri</dc:creator>
	<dc:creator>Ummy al Mughni</dc:creator>
	<dc:creator>Ziqry Bilhaq</dc:creator>
	<dc:creator>Novi Milasari</dc:creator>
	<dc:creator>Ameliora Dwi Astani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penyuluhan Stunting, Pelatihan Pembuatan PMT, Kelurahan Jawa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai (WHO, 2015). Menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kemenkes, prevalensi stunting balita di Kalimantan Timur mencapai 23,9% dan menempati peringkat 16 tertinggi secara Nasional pada tahun 2022. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal merupakan salah satu strategi penanganan masalah gizi pada balita dan ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan warga Kelurahan Jawa tentang stunting dan upaya pencegahan stunting pada balita. Pelaksanaan penyuluhan stunting dilakukan pada tanggal 15 September 2023. Adapun lokasi penyuluhan di salah satu rumah warga RT.19 Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan pembuatan PMT. Metode penyuluhan dilakukan dengan cara pemberian materi tentang stunting, selanjutnya dilakukan Pelatihan Pembuatan PMT bola-bola ikan kembung. Bahan yang digunakan adalah tahu, ikan kembung, tepung, tepung roti, garam, masako, wortel, bawang, minyak dan telur sedangkan alat yang digunakan adalah wajan, sutil, kompor gas, dan baskom. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal merupakan salah satu strategi penanganan masalah gizi pada balita dan ibu hamil. Kegiatan PMT tersebut perlu disertai dengan edukasi gizi dan kesehatan untuk perubahan perilaku misalnya dengan dukungan pemberian ASI, edukasi dan konseling pemberian makan, kebersihan serta sanitasi untuk keluarga Hasil penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa masyarakat lebih memahami dan mengerti tentang stunting dan cara mencegah agar anak tidak terkena stunting memahami pentingnya PMT dan mampu mengolah makanan tambahan secara mandiri dirumah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/755</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i2.755</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 85-91</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/755/327</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/756</identifier>
				<datestamp>2023-11-01T03:04:05Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENYULUHAN PHBS SKALA RUMAH TANGGA DAN PELATIHAN APLIKASI  DIGITAL â€œDUITINâ€ DI RT 033 KELURAHAN SAMBUTAN KECAMATAN  SAMBUTAN KOTA SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Nurhasnawati, Henny</dc:creator>
	<dc:creator>Binti Maulina Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Adelia Nor Ramadhini</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Aplikasi, DUITIN, Kecamatan Sambutan, PHBS</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Produksi sampah terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan gaya hidup masyarakat. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) se-kota Samarinda berada di wilayah kecamatan Sambutan. Saat ini, pemanfaatan ulang sampah masih sangat terbatas. Pengelolaan sampah dapat dimulai dari perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Masyarakat sangat perlu terlibat secara aktif dalam upaya minimalisasi volume sampah. Pendidikan wawasan lingkungan yang berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan derajat kesehatan. Selain itu, teknologi digital juga berperan penting dalam pengelolaan sampah dengan transaksi online barang daur ulang melalui aplikasi seluler menggunakan handphone. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat dengan menggunakan aplikasi digital &quot;Duitin&quot; sebagai media pengelolaan dan pemanfaatan sampah. Metode penyuluhan yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan penggunaan aplikasi &quot;DUITIN&quot;. Kegiatan ini diikuti 21 peserta dari Masyarakat setempat. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan memberikan pertanyaan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dan pelatihan aplikasi DUITIN. Hasilnya menunjukkan tingkat pengetahuan yang dimiliki peserta kategori kurang sebanyak 42,85%, cukup 14,28%, dan kurang 42,85% serta seluruh peserta (100%) belum tahu aplikasi â€œDuitinâ€. Tingkat pengetahuan peserta meningkat setelah diberikan penyuluhan dengan kategori baik sebanyak 100% dan seluruh peserta tahu (100%) fungsi dan cara menggunakan aplikasi â€œDuitinâ€ setelah diberikan pelatihan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/756</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i2.756</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 92-103</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/756/328</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/758</identifier>
				<datestamp>2023-11-01T03:05:03Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENINGKATAN PRODUKSI TELUR BURUNG PUYUH DAN PEMBUATAN  KOMPOS PADA KELOMPOK PETERNAK PUYUH, DESA TANI BHAKTI,  KECAMATAN LOA JANAN, KALIMANTAN TIMUR</dc:title>
	<dc:creator>Supomo</dc:creator>
	<dc:creator>Henny Nurhasnawati</dc:creator>
	<dc:creator>Reksi Sundu</dc:creator>
	<dc:creator>Yullia Sukawaty</dc:creator>
	<dc:creator>Muhammad Ilham Fajri</dc:creator>
	<dc:creator>Noorhayati</dc:creator>
	<dc:creator>Naufal Rachman</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">alat tetas, burung puyuh, pupuk kompos, pengabdian</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telur burung puyuh telah menjadi bagian dari lauk yang bersumber dari protein hewani bagi masyarakat, kebutuhan jenis protein ini semakin meningkat sementara produksi telur burung yang terbatas menjadi permasalahan utama tidak terpenuhinya kebutuhan di masyarakat, terutama di Kalimantan Timur. Desa Tani Bhakti merupakan salah satu desa yang memiliki peternak lokal burung puyuh. Kurangnya ilmu dan pengetahuan mengenai pengenalan alat produksi yang memaksimalkan penetasan telur burung puyuh serta pemanfaatan kotorannya menjadi objek utama yang akan dikembanhgkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu peternak local burung puyuh menghasilkan bibit anak burung puyuh sendiri dengan memberikan mesin tetas dan pengolahan pemanfaatan kotoran burung puyuh sebagai kompos. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) di mana partisipan mengikuti penyuluhan, pengenalan teknis dan pendampingan praktek lapangan secara langsung. Evaluasi kegiatan berupa kuisioner kepuasan. Hasil program hibah pemberdayaan masyarakat pemula (PMP) yang dilakukan di desa Tani Bhakti, Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dilakukan dengan tahapan; survey lapangan ke calon mitra, pembuatan surat permohonan, sosialisasi, pelatihan penggunaan alat tetas telur burung puyuh, pelatihan pembuatan kompos dari kotoran burung puyuh menggunakan E4. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut terjadi peningkatan pengetahuan peternak terhadap penggunaan alat tetas telur burung puyuh dan peningkatan pengetahuan warga desa Tani Bhakti tentang pembuatan pupuk kompos dari kotoran burung puyuh terhadap 20 responden berdasarkan nilai Pre-test dan Post-test.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/758</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v2i2.758</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 104-113</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/758/329</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/778</identifier>
				<datestamp>2024-04-30T03:27:53Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US"> EDUKASI DAGUSIBU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DUSUN NGOTO BANGUNHARJO SEWON BANTUL MENGENAI PENGELOLAAN OBAT</dc:title>
	<dc:creator>Qarriy Aina Urfiyya</dc:creator>
	<dc:creator>Deyana Novrensa Rachma</dc:creator>
	<dc:creator>Febriani Sukmawardani</dc:creator>
	<dc:creator>Efatika Nur Aisyah</dc:creator>
	<dc:creator>Dhea Wina Wara Rahmawati</dc:creator>
	<dc:creator>Fina Ida Mastussilmi</dc:creator>
	<dc:creator>Elza Ken Hayu Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Elisabeth Amelia Septiana Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Fiqi Mazaya</dc:creator>
	<dc:creator>Fadillah Noviyanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Edukasi, penyuluhan, pengabdian masyarakat, DAGUSIBU, pengelolaan obat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengetahuan mengenai obat merupakan hal yang wajib dimiliki oleh masyarakat, terutama ketika melakukan swamedikasi. Swamedikasi merupakan upaya mengobati penyakit oleh masyarakat untuk menjaga kesehatannya sendiri, tanpa berkonsultasi dengan dokter. Swamedikasi memiliki risiko terjadinya kesalahan dalam penggunaan obat, mulai dari penyimpanan sampai cara membuang obat, sehingga pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai DAGUSIBU obat. Kegiatan ini dilakukan di Dusun Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Bantul pada ibu-ibu PKK. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode kombinasi, dengan media bantu powerpoint serta leaflet. Evaluasi pelaksanaan pengabdian diukur melalui skor pretest dan posttest yang diberikan. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan, yang dapat dilihat dari peningkatan skor posttest sebesar 22,8%, setelah pemberian edukasi tentang DAGUSIBU.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/778</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i1.778</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 1-11</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/778/343</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/783</identifier>
				<datestamp>2024-10-31T03:51:24Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US"> PELATIHAN PEMBUATAN SELAI KUNYIT ASAM DI KELURAHAN SAMBUTAN SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Risa Supriningrum</dc:creator>
	<dc:creator>Putri Irmayanti</dc:creator>
	<dc:creator>Radiyatul Kismah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pelatihan, Selai Kunyit asam, Kelurahan Sambutan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jamu kunyit asam telah lama dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, khususnya para Wanita. Seiring perkembangan zaman, produk jamu berinovasi menjadi beberapa jenis atau bentuk sediaan, seperti serbuk instan kunyit asam, permen, dan selai kunyit asam. Selai kunyit asam masih jarang dikenal masyarakat. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Stikes Samarinda ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada warga Kelurahan Sambutan, Samarinda tentang Pembuatan Selai Kunyit Asam. Kegiatan diikuti oleh warga Kelurahan Sambutan, terdiri dari ibu-ibu PKK, kader Posyandu, perwakilan Dasawisma dari beberapa RT serta Kader Kampung KB. Metode yang digunakan meliputi pre test, penyampaian materi dilanjutkan demonstrasi pembuatan produk selai kunyit asam, pengemasan sambil dilakukan diskusi, tes akhir. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan mendapat apresiasi dari Lurah Sambutan serta direncanakan untuk dijadikan produk UMKM Kelurahan Sambutan, Samarinda.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/783</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i1.783</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 12-18</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/783/342</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/785</identifier>
				<datestamp>2024-10-31T03:52:04Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI PENGEMBANGAN JAMU WEDANG JAHE MERAH UNTUK MENINGKATKAN METABOLISME TUBUH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PANTI ASUHAN ANUGERAH BENGKAYANG TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Minarni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengolahan, Jahe  Merah, Wedang  Jamu</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jahe merah sebagai tanaman herbal merupakan tanaman kearifan lokal yang ada di Bengkayang Kalimantan Barat&amp;nbsp; dan sangat mudah untuk dibudidayakan. Jahe merah merupakan salah satu tumbuhan jahe yang tersebar di Wilayah Indonesia.&amp;nbsp; Pengembangan produk keunggulan daerah seperti jahe merah dan kunyit&amp;nbsp; diolah menjadi minuman segar dan menyehatan dalam meningkatan metabolisme tubuh pada masa pandemi Covid-19 sangat di butuhkan. Asupan Gizi dan peningkatan Metabolisme Tubuh di masa Pandemi Covid-19&amp;nbsp; saat ini sangat diperlukan bagi anak-anak Panti Asuhan Anugerah Bengkayang. Mengolah Produk Unggulan Daerah tumbuhan Herbal berbahan dasar Jahe Merah dan Kunyit dalam bentuk bubuk sebagai minuman yang segar dan sehat untuk meningkatkan metabolisme tubuh di masa Pandemi Covid-19. Pengolahan secara konsisten dan tetap bersemangat untuk terus mengembangkan Jamu Wedang Jahe Merah dan dapat memasarkan secara online maupun offline. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan cara membuat jamu wedang jahe merah menjadi alternatif minuman sehat dan segar untuk meningkatkan tubuh/imunpada masa pandemi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dimana partisipan mengikuti penyuluhan, pengenalan teknis dan pendampingan praktek lapangan secara langsung. Hasil&amp;nbsp; program PkM dosen yang dilakukan di Panti Asuhan Anugerah Bengkayang Kalimantan Barat dilakukan dengan tahap: Survey lapangan ke calon mitra, pembuatan surat permohonan, sosialisasi, pelatihan pembuatan serbuk jamu wedang Jahe merah. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut terjadi peningkatan pengetahuan siswa/siswa kelas X dan XII yang tinggal di Panti Asuhan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/785</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i1.785</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 19-29</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/785/341</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/806</identifier>
				<datestamp>2025-03-03T09:50:04Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SOSIALISASI PENGGUNAAN â€œBUNA CERIAâ€ (BUAH NAGA CEGAH TERJADINYA ANEMIA) PADA IBU-IBU DASAWISMA  RT. 35 DI KELURAHAN SIDODADI</dc:title>
	<dc:creator>Helmidanora, Rusdiati</dc:creator>
	<dc:creator>Syifa Ananditha Aprilia</dc:creator>
	<dc:creator>Syifa Salsabila</dc:creator>
	<dc:creator>Tanti Ryani</dc:creator>
	<dc:creator>Wardah Nur Aisyah</dc:creator>
	<dc:creator>Widya Karmila Faisal</dc:creator>
	<dc:creator>Yanti Korina</dc:creator>
	<dc:creator>Yugita Bagensa</dc:creator>
	<dc:creator>Yunia Listi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Anemia, Pencegahan Anemia, Buah Naga, Kesehatan, Masyarakat.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan di negara Indonesia. Kekurangan kadar hemoglobin (hb) dalam darah dapat mengakibatkan berbagai komplikasi. Dalam jangka panjang, anemia dapat mengakibatkan penurunan produktivitas kerja.bahan dan metode pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan demonstrasi. Pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur pengetahuan audiens sebelum dan setelah pemaparan materi. Sosialisasi dan demonstrasi mengenai â€œbuna ceriaâ€ dilakukan dengan tujuan memberikan informasi dan inovasi terkait buah naga yang dapat digunakan sebagai bentuk pencegahan anemia. Hasil dan pembahasan kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 15 ibu-ibu dasawisma rt. 35 kelurahan sidodadi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan manfaat buah naga dalam mencegah anemia sebesar 60%. Kesimpulan pengabdian masyarakat â€œbuna ceriaâ€ dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengolah buah naga menjadi makanan olahan untuk mencegah anemia.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/806</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i2.806</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 30-41</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/806/361</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/809</identifier>
				<datestamp>2025-03-03T09:50:12Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">INOVASI MENU SARAPAN SEHAT : EDUKASI MENGENAI PENTINGNYA SARAPAN BAGI ANAK SEKOLAH</dc:title>
	<dc:creator>Erlingga Prihandani</dc:creator>
	<dc:creator>Shifa Nuraeni Anshar</dc:creator>
	<dc:creator>Afifa Wulandari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sarapan sehat, Ekkado, Loa Janan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sarapan merupakan hal penting bagi setiap orang untuk mengawali aktivitasnya. Sarapan pagi mampu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi terutama karbohidrat yang digunakan tubuh untuk meningkatkan kadar gula darah. Kadar gula darah normal berfungsi untuk mengoptimalkan tingkat konsentrasi seseorang menjadi lebih baik sehingga berdampak positif terhadap produktivitas. Ekkado merupakan menu alternatif untuk sarapan sehat bagi anak sekolah. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa STIKES Samarinda ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta pelatihan kepada warga RT. 23 Loa Janan, Kota Samarinda tentang pentingnya sarapan sehat dan menu alternatif sarapan sehat. Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu PKK dan dasawisma RT.23 Loa janan. Metode yang digunakan meliputi pre test, penyampaian materi dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan produk ekkado, serta post test. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan mendapat apresiasi dari ketua RT serta diharapkan dapat diterapkan oleh warga setempat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/809</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i2.809</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 42-49</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/809/362</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/821</identifier>
				<datestamp>2025-03-03T09:50:19Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELATIHAN PEMBUATAN BOLU KUKUS BAYAM: INOVASI MENU PMT BERGIZI UNTUK BALITA SEHAT DI KELURAHAN AIR HITAM, KECAMATAN SAMARINDA ULU</dc:title>
	<dc:creator>Ghina, Adhila</dc:creator>
	<dc:creator>Haikal Fikri</dc:creator>
	<dc:creator>Ikhsan Al Fajri</dc:creator>
	<dc:creator>Herlan Hidayat Putra </dc:creator>
	<dc:creator>Imellia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">PMT, Bolu Kukus Bayam, Vegetable Powder</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemberian makanan tambahan (PMT) merupakan salah satu program pemerintah melalui posyandu untuk memenuhi asupan gizi balita. Pengetahuan kader tentang pengolahan bahan pangan menjadi kudapan sehat bergizi untuk balita sangat penting, karena banyaknya variasi bahan baku lokal yang dapat diinovasikan sehingga PMT tidak hanya berupa susu kemasan dan biskuit. Dalam pengelolaan posyandu, pengetahuan dan keterampilan kader menjadi hal penting untuk melakukan tanggung jawabnya selama pelaksanaan kegiatan posyandu. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada kader posyandu tentang pembuatan kudapan sehat bergizi dengan memanfaatkan sayur bayam yang diolah dalam bentuk bubuk sayur (vegetable powder) untuk dibuat menjadi kudapan bolu kukus. Pelatihan pembuatan vegetable powder dan bolu kukus bayam ditujukan untuk kader posyandu yang bertugas di Posyandu Anggrek Putih, Kota Samarinda. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan cara pembuatan vegetable powder dan bolu kukus bayam. Pelaksanaan kegiatan ini dapat diikuti dengan baik oleh kader posyandu dan masyarakat sekitar, serta berhasil memberikan pengetahuan tentang membuat menu PMT bergizi dengan menggunakan bahan tambahan berupa bubuk sayur (vegetable powder). Perlu dilakukan kegiatan pelatihan pengolahan produk pangan sehingga makanan tambahan yang diberikan kepada balita dan ibu hamil lebih bervariasi dengan memanfaatkan potensi pangan lokal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/821</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i2.821</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 50-62</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/821/363</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/822</identifier>
				<datestamp>2025-03-03T09:50:27Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI DIVERSIFIKASI PMT PANGAN LOKAL PUDING JAGUNG MANIS DI KELURAHAN MANGKUPALAS KOTA SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Ameliora Dwi Astani</dc:creator>
	<dc:creator>Anjelika, Devita </dc:creator>
	<dc:creator>Nita, Ely Prima</dc:creator>
	<dc:creator>Rodiana, Gina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">MP-ASI, Gizi, Balita, Gizi Kurang, Puding Jagung</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kekurangan gizi pada anak usia dini adalah masalah serius yang dapat menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kesehatan jangka panjang anak. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang optimal dari segi jumlah, jenis/keberagaman pangan, serta kemananan pangan sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Masalah pemberian MPASI di Indonesia terletak pada diversifikasi pangan dan pengetahuan praktik MPASI yang belum berjalan dengan baik. Disisi lain, praktik MPASI yang tidak optimal turut berkaitan dengan peningkatan prevalensi masalah gizi kurang khususnya di wilayah Kota Samarinda. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenaik praktik MPASI secara tepat dengan memanfaatkan pangan lokal sederhana yang ada di lingkungan. Puding jagung merupakan salah satu alternatif kudapan sehat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Kandungan zat gizi yang ada pada jagung, seperti vitamin B-kompleks, vitamin A, C, D, serta kandungan zat gizi makro karbohidrat, protein, dan vitamin mampu membantu memperbaiki status gizi anak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/822</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i2.822</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 63-75</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/822/364</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/823</identifier>
				<datestamp>2025-03-03T09:50:34Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT BERAWAL DARI KEBERSIHAN TANGAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR</dc:title>
	<dc:creator>Husnul Warnida</dc:creator>
	<dc:creator>Muhammad Marwan Ramadhan</dc:creator>
	<dc:creator>Raden Christian</dc:creator>
	<dc:creator>Nisma </dc:creator>
	<dc:creator>Nur Alizza</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Hidayahti </dc:creator>
	<dc:creator>Ni Putu Mitha Marsanda Andriani</dc:creator>
	<dc:creator>Oktavia Merici</dc:creator>
	<dc:creator>Patimah Novita Sari </dc:creator>
	<dc:creator>Petra Septian Anyeq</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">PHBS, Daun Sirih, Jeruk Nipis, Hand Sanitizer, Masyarakat.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dilakukan atas kesadaran sebagai pembelajaran seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat maupun diri sendiri di bidang kesehatan dan peran aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Khasiat daun sirih (Piper betle L.) dikenal sebagai tanaman yang memberikan efek antiseptik, Sedangkan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia S.) merupakan bahan alami yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan Hand Sanitizer, selain digunakan sebagai aroma, jeruk nipis mengandung minyak atsiri dari golongan flavonoid yang mempunyai fungsi sebagai antibakteri. Metode penyuluhan menggunakan gambar dan video efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa-siswi. Tanya jawab yang dilakukan merubah pandangan siswa-siswi tentang pentingnya prinsip hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah dan rumah, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang PHBS. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini berbasis offline yang diselenggarakan pada tanggal 12 Juni 2024 yang mana kami mulai melakukan proses penyuluhan materi mengenai PBHS dan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai workshop pembuatan hand sanitizer. Setelah itu kami juga membagian sebuah leaflet tentang workshop pembuatan hand sanitizer dirumah yang sederhana dan hemat biaya. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/823</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i2.823</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 76-89</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/823/359</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/828</identifier>
				<datestamp>2025-03-03T09:50:42Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI PENGARUH MBDK (MINUMAN BERPEMANIS DALAM KEMASAN) SERTA PEMANFAATAN KAYU MANIS SEBAGAI ALTERNATIF PENURUN GULA DARAH DI KELURAHAN KARANG ANYAR KOTA SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Dwi Puspita, Alfiana</dc:creator>
	<dc:creator>Azizah Dinda Maharani</dc:creator>
	<dc:creator>Dalilah Rahmadina Adha</dc:creator>
	<dc:creator>Claryska Apylina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Diabetes, MBDK, Kayu manis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Risiko tingginya kadar gula darah dan penyakit metabolik tidak terlepas dari peningkatan konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK). Faktor gaya hidup kekinian, kemudahan memperoleh MBDK, serta intensitas pemasaran minuman instan di wilayah perkotaan turut mendorong peningkatan konsumsi MBDK yang dapat berdampak negatif pada kesehatan masyarakat jika tidak diimbangi dengan edukasi yang memadai. Kelurahan Karang Anyar di Kota Samarinda menjadi salah satu wilayah dengan tingkat konsumsi MBDK yang cukup tinggi. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif MBDK dan memperkenalkan alternatif alami untuk mengontrol kadar gula darah, dilakukan program edukasi tentang bahaya MBDK serta pemanfaatan kayu manis sebagai agen penurun gula darah. Metode pengabdian ini meliputi sosialisasi dan diskusi interaktif yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat tentang cara praktis mengurangi konsumsi MBDK. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bahaya MBDK dan manfaat kayu manis sebagai bahan minuman alternatif dalam pengendali gula darah. Diharapkan upaya ini dapat menjadi langkah awal menuju pola hidup sehat dan pencegahan penyakit metabolik di masyarakat Karang Anyar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/828</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i2.828</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 90-98</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/828/360</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/883</identifier>
				<datestamp>2025-03-03T09:50:52Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MENDORONG PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA BERBASIS POTENSI UNGGULAN: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI MENAMANG KANAN, RANTAU HEMPANG, CIPARI MAKMUR, DAN MUARA SIRAN</dc:title>
	<dc:creator>Boa, Handayani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mini Pelatihan, Peluang Usaha, Pengabdian Kepada Masyarakat,  Perekonomian Masyarakat Desa, Praktek dan Demonstrasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penghidupan masyarakat di desa umumnya bergantung pada sumberdaya alam, kualitas sumberdaya manusia, dan ketersediaan teknologi/sarana/prasarana setempat. Untuk itu, dukungan program pengabdian kepada masyarakat dari pemerintah dan atau pihak luar dapat dijadikan media peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya alam tersedia dan dalam penggunaan teknologi. Kegiatan dilaksanakan 7 Juli-22 Agustus 2024 dengan metode ceramah, pelatihan, dan observasi pada 4 desa yaitu di Menamang Kanan, Rantau Hempang, Cipari Makmur, dan Muara Siran. Tujuan kegiatan adalah 1) Observasi dan identifikasi potensi sumberdaya alam dan manusia, dan ketersediaan teknologi, sarana dan prasarana di desa, 2) Mentransfer pengetahuan dan keterampilan untuk kualitas sumberdaya manusia (masyarakat) melalui ceramah dan mini pelatihan (praktek dan demonstrasi). Hasil observasi dan identifikasi adalah, mayoritas sumber daya alam tersedia mendukung kegiatan pertanian, perkebunan, perikanan (budidaya/tangkap), peternakan masyarakat, dan konservasi/pelestarian alam walaupun teknologi pendukung sektor-sektor tersebut, masih minim. Sedangkan sarana/prasarana publik dan pemerintahan adalah cukup memadai. Rasio kepadatan penduduk 4, 6 dan 6 orang/km2 masing-masing di Menamang Kanan, Rantau Hempang dan Muara Siran. Adapun kualitas sumberdaya manusianya relatif masih rendah (pendidikan). Kegiatan praktek dan demonstrasi topik pemanfaatan limbah/kulit semangka menjadi pupuk organik cair, penggunaan e-marketing untuk perluasan jaringan pemasaran produk usaha dan penambahan konsumen/pelanggan, identifikasi permasalahan dan kendala pemasaran UMKM melalui Focus Group Discussion, praktek pembuatan produk eco-enzyme telah mendorong peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dan mendukung produk usaha UMKM berkembang. Sehingga, disarankan kegiatan praktek dan demonstrasi topik-topik variatif lain sebaiknya diperkenalkan dan ditransfer pada masyarakat di 4 desa tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/883</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v3i2.883</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 99-114</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/883/365</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/889</identifier>
				<datestamp>2025-04-29T15:55:41Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK JAMU KUNYIT ASAM DI DESA KUTAI LAMA, KECAMATAN ANGGANA, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA TAHUN 2024</dc:title>
	<dc:creator>Ghina Adhila</dc:creator>
	<dc:creator>Novi Milasari</dc:creator>
	<dc:creator>Reksi Sundu</dc:creator>
	<dc:creator>Sari Nur Aisyah</dc:creator>
	<dc:creator> Enzya Anzaryyqurahman</dc:creator>
	<dc:creator>Arfiatin Nurhidayah</dc:creator>
	<dc:creator>Fadilla Nur Salsabila</dc:creator>
	<dc:creator>Miliana Theresa Simo Saleh</dc:creator>
	<dc:creator>Oktavia Amanda</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pelatihan, Serbuk Jamu, Kunyit Asam</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jamu kunyit asam merupakan minuman herbal yang dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Namun, pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK di Desa Kutai Lama, mengenai pembuatan jamu ini masih terbatas. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam memproduksi jamu kunyit asam serbuk yang lebih tahan lama, serta membuka peluang usaha baru di desa. Pelatihan dilakukan oleh mahasiswa KKN dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda dengan melibatkan 15 peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan jamu, dan pengisian kuesioner untuk mengukur pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 80% peserta menilai pelatihan sangat baik dan bermanfaat. Terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai manfaat jamu dan cara pengolahannya, serta 86,7% peserta belum pernah mengikuti pelatihan serupa sebelumnya. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada peserta, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan usaha jamu di Desa Kutai Lama, yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilanjutkan untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang kesehatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/889</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i1.889</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/889/378</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/907</identifier>
				<datestamp>2025-04-29T15:55:41Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Edukasi EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MAKANAN CAMILAN PADA ANAK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA GUMPANG KECAMATAN KARTASURA</dc:title>
	<dc:creator>Purwaningsih, Avianti Eka Dewi Aditya</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Anggreini Dwi Sasangka</dc:creator>
	<dc:creator>Ganet Eko Pramukantoro</dc:creator>
	<dc:creator>Lukito Mindi Cahyo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Stunting, Anak, Pumpkin, Cemilan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kegiatan pendampingan ini dilakukan di desa Gumpang, Kartasura, Sukoharjo sebagai bentuk pengabdian dosen kepada Masyarakat dengan tema â€œPencegahan Stunting Pada Anakâ€. Pada data yang didapatkan tahun 2019, sebanyak 16% balita mengalami gizi buruk dengan tingkat pola asuh kurang dari 67%. Angka stunting ini menurun pada tahun 2020 (7,33%); 2021 (7,11%), dan 2023 (7,05%). Gizi buruk ini disebabkan karena faktor makanan yang tidak menarik untuk dimakan oleh anak anak, menyebabkan anak menjadi susah makan. Selain itu pengolahan bahan makanan yang tidak sesuai akan menyebabkan kandungan gizi makanan akan menurun atau rusak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting dengan makanan camilan yang bergizi, sehingga diharapkan status gizi menjadi meningkat. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan. Sasaran kegiatan ini adalah menjadikan masyarakat mampu untuk mengolah bahan makanan yang mudah dicari dan bahan baku yang murah meriah sebagai bahan dasar pembuatan camilah, sehingga akan mendapatkan camilan dengan tingkat gizi yang tinggi. Pendampingan pembuatan makanan cemilan pada anak dengan menggunakan bahan dasar pumpkin yang memiliki kadar mineral yang baik, asam amino tinggi untuk perbaikan imunitas pada anak. Setelah dilakukan pengabdian masyarakat terdapat peningkatan kemampuan ibu-ibu dalam mengetahui bahan makanan bergizi dan dapat membuatnya secara mandiri di rumah sebagai camilan ke anak sebagai pencegahan dan penanganan sediaan stunting.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/907</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i1.907</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 11-22</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/907/379</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/908</identifier>
				<datestamp>2025-04-29T15:55:41Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US"> PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA MELALUI SOSIALISASI PADA SISWA SMA</dc:title>
	<dc:creator>Warnida, Husnul</dc:creator>
	<dc:creator>Risa Supriningrum</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">kesehatan reproduksi, pubertas, remaja</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Masa remaja adalah fase peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Remaja mengalami berbagai perubahan, baik perubahan fisik, psikis, serta psikososial. Salah satu perubahan penting dalam masa remaja adalah perkembangan seksual. Tetapi tidak jarang remaja mengambil keputusan seksual yang keliru karena kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi. Pengetahuan kesehatan reproduksi penting agar remaja mampu mengambil keputusan yang tepat terkait perilaku seksual. Budaya Indonesia masih menganggap tabu untuk membicarakan kesehatan reproduksi sehingga remaja mendapatkan informasi dari media sosial yang belum tentu tepat. Hal ini mendasari pentingnya membuka akses informasi kesehatan reproduksi. Kegiatan ini ditujukan pada siswa SMA Negeri 9 Samarinda dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang kesehatan reproduksi serta menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan reproduksi pada remaja dilakukan dengan tahapan pembukaan, pre-test, pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, evaluasi melalui games, post-test, dan penutupan. Dari perbandingan hasil pre-test dan post-test terdapat peningkatan pengetahuan siswa SMAN 9 Samarinda tentang kesehatan reproduksi setelah diberikan penyuluhan. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/908</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i1.908</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 23-32</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/908/380</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/911</identifier>
				<datestamp>2025-04-29T15:55:41Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SOSIALIASI SARI BUNGA TELANG (Clitoriaternatea L.) SEBAGAI INDKATOR ALAMI IDENTFIKASI BORAKS PADA MAKANAN DI SMK NEGERI 8 BANDAR LAMPUNG </dc:title>
	<dc:creator>Wulandari, Shinta</dc:creator>
	<dc:creator>Agustina Retnaningsih</dc:creator>
	<dc:creator>Diah Astika Winahyu</dc:creator>
	<dc:creator>Candra Saka Nusantasi</dc:creator>
	<dc:creator>Robby Candra Purnama</dc:creator>
	<dc:creator>Vito Zafran Octonariz</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Clitoriaternatea L. boraks, makanan, SMKN 8 Bandar Lampung</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Makanan merupakan kebutuhan utama yang tidak hanya memberikan energi, tetapi juga harus aman untuk dikonsumsi. Namun, di beberapa kasus, bahan tambahan yang tidak aman, seperti boraks, dapat ditemukan dalam makanan. Boraks, atau natrium tetraborat, sering kali digunakan oleh sebagian pihak yang tidak bertanggungjawab untuk meningkatkan tekstur atau daya tahan makanan, terutama pada produk olahan seperti bakso, mie, atau kerupuk.Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini untuk memberikan pengetahuan mengenai dampak boraks dan cara identifikasi boraks pada makanan secara sederhana. Metode pada sosialisasi ini adalah penyuluhan dan demonstrasi. Pada saat sebelum dan sesudah pelaksanaan sosialisasi dan demonstrasi dilakukan pemberian kuesioner kepada responden yaitu siswa siswi SMKN 8 Bandar Lampung. Hasil yang didapatkan pada demonstrasi yaitu, perubahan warna menjadi hijau pada bakso dengan kandungan boraks dan bakso tanpa tambahan boraks tidak mengalami perubahan warna. Selain itu, dilihat dari hasil pengisian kuesioner pre-test dan post-test terdapat peningkatkan presentase pada kueisioner pengetahuan mengenai boraks. Kesimpulan pada pengabdian ini yaitu pemberian sosialisasi dan demonstrasi untuk identifkasi boraks dengan indikator alami memberikan peningkatan pengetahuan pada responden.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/911</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i1.911</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 33-40</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/911/381</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/918</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI PEMBUATAN HAND SANITIZER BERBAHAN DAUN SIRIH (Piper Betle Linn.) DAN JERUK NIPIS (Citrus Aurantifolia S.) BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Abdissalam, Erfan</dc:creator>
	<dc:creator>Syuhada, Abdullah Isra</dc:creator>
	<dc:creator>Perdani, Tomi</dc:creator>
	<dc:creator>Aliefian, Thoriq Afif</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">edukasi kesehatan, hand sanitizer, daun sirih, jeruk nipis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kebersihan tangan merupakan aspek penting dalam upaya menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit. Hand sanitizer menjadi salah satu alternatif pembersih tangan yang praktis, namun sebagian besar produk di pasaran mengandung alkohol yang dapat menyebabkan iritasi kulit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan hand sanitizer alami berbahan daun sirih (Piper betle L.) dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) kepada siswa-siswi SMP PGRI 14 Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode kegiatan meliputi ceramah, praktik langsung, diskusi, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 21 peserta dengan dominasi siswa berusia 13 tahun (52%). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah pelaksanaan edukasi yang tercermin dari nilai posttest lebih tinggi dibandingkan pretest. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan hand sanitizer alami menggunakan bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya kebersihan tangan dan pemanfaatan bahan alam sebagai alternatif ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran hidup bersih serta mendorong inovasi produk lokal berbasis bahan alami yang bernilai guna dan ekonomis.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/918</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.918</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 41-50</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/918/392</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/924</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENINGKATAN EDUKASI MENGENAI BAHAYA PENGGUNAAN NARKOBA DAN OBAT BERBAHAYA DIKALANGAN GENERASI Z</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Asyha Astina</dc:creator>
	<dc:creator>Aura Reva Hartono</dc:creator>
	<dc:creator>Ayu Maulida</dc:creator>
	<dc:creator>Novita Apriyany Yonca</dc:creator>
	<dc:creator>Novita Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Azmi Najiya Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Eka Siswanto Syamsul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Narkoba, Remaja, Edukasi, Generasi Z, Penyuluhan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, khususnya Generasi Z, menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMP Negeri 1 Tenggarong terhadap bahaya narkoba dan zat adiktif lainnya, juga memberikan intervensi pendidikan dengan pendekatan komunikatif yang disesuaikan dengan karakteristik Generasi Z untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, sesi tanya jawab, permainan edukatif “Ranking 1”, serta pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas kegiatan. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan komunikatif yang disesuaikan dengan karakteristik generasi Z. Berdasarkan hasil dari data yang diperoleh saat berlangsungnya kegiatan penyuluhan menunjukkan adanya keberhasilan. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa dari sebelum intervensi (pretest) yaitu 64,74±8,58 dan pengetahuan setelah intervensi (posttest) yaitu 85,76±13,42 dengan p value (sig) 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan, diskusi kelompok, sesi tanya jawab, permainan edukatif “Ranking 1” efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba. Perlu dikembangkan materi dan modul yang lebih berkelanjutan, tidak hanya berupa intervensi satu kali. Dapat dipertimbangkan program tindak lanjut seperti pembentukan peer educator (kader sebaya) di sekolah untuk terus mengingatkan bahaya narkoba.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/924</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.924</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 51-61</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/924/393</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/925</identifier>
				<datestamp>2026-04-28T02:06:37Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENINGKATAN LITERASI PENGGUNAAN OBAT YANG BAIK DAN BENAR BAGI PELAJAR SMA NEGERI 11 SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Erlinda</dc:creator>
	<dc:creator>Marselina P.T, Ernita </dc:creator>
	<dc:creator>Mayyadah, Fanesa </dc:creator>
	<dc:creator>Azra, Riskan </dc:creator>
	<dc:creator>Clara N, Rizka </dc:creator>
	<dc:creator>Michael V.D.H.S, Romanndo </dc:creator>
	<dc:creator>Yulika</dc:creator>
	<dc:creator>Heri Wijaya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">DAGUSIBU, Penyuluhan, SMAN 11 Samarinda</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengetahuan masyarakat mengenai dunia kesehatan, terutama obat masih sangat terbatas, padahal obat merupakan bahan yang mudah kita temukan di sekitar kita. Obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinis yang optimal. Pada kegiatan ini dilakukan penyuluhan tentang penggunaan obat yang baik dan benar di SMA Negeri 11 Samarinda dimana akan diberikan penjelasan tentang obat. Penggunaan obat semakin banyak belum didukung pengetahuan masyarakat mengenai cara konsumsi hingga pembuangan limbah obat yang baik dan aman bagi lingkungan. Pemberian informasi yang benar penggunaan obat menjadi kebutuhan masyarakat agar terhindar dampak buruk kesehatan diri maupun lingkungan. Metode yang dipakai dalam mencapai tujuan tersebut adalah kegiatan sosialisasi atau penyuluhan DAGUSIBU kepada siswa dan siswi SMA Negeri 11 Samarinda. Pada kegiatan penyuluhan tentang cara penggunaan obat yang baik dan benar akan membahas materi yang disosialisasikan yaitu penjelasan definisi umum obat, klasifikasi obat yang terdiri atas obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, obat psikotropik dan obat narkotik. Kemudian penjelasan sediaan obat dan cara penggunaannya, perlu perhatian khusus agar tidak salah dalam menggunakannya serta tata cara penyimpanan dan pembuangan obat yang baik dan benar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/925</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v5i1.925</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/925/419</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/926</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGENALAN PROFESI APOTEKER PADA SISWA SMP</dc:title>
	<dc:creator>Warnida, Husnul</dc:creator>
	<dc:creator>Cindi Ulandari</dc:creator>
	<dc:creator>Cindy Hesti Aprilia</dc:creator>
	<dc:creator>Cleara Nabillah Syahputri Modellys</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Lailatul Azizah</dc:creator>
	<dc:creator>Ocha Ramadhani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">profesi apoteker, peran apoteker, citra apoteker, lip balm, siswa SMP</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan pengenalan profesi apoteker ini adalah untuk mengeksplorasi pengetahuan siswa SMPN 22 Samarinda mengenai peran dan tanggungjawab profesi apoteker. Diharapkan kegiatan ini akan memberikan gambaran tentang tingkat pemahaman dan minat siswa terhadap profesi apoteker. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2025 bertempat di aula SMP Negeri 22 Samarinda di Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Peserta kegiatan adalah perwakilan siswa/siswi SMP anggota OSIS kelas 7 dan 8 sebanyak 25 orang. Pengenalan profesi farmasi kepada siswa SMP dilakukan dengan cara yang terstruktur, menghubungkan pengetahuan teoritis mengenai profesi farmasi dengan praktik sederhana yang dapat dilakukan peserta. Tahapan kegiatan terdiri atas pembukaan, pelaksanaan pre-test, penyampaian materi, diskusi dan tanya-jawab, praktek pembuatan lipbalm, games interaktif, pelaksanaan post-test, dan penutup. Hasil pre-test dan post menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dari 23,36% menjadi 79,44%. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan citra apoteker dan menumbuhkan minat siswa SMPN 22 Samarinda terhadap karier di bidang farmasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/926</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.926</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 62-70</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/926/394</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/930</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENYULUHAN KESEHATAN MENTAL DAN PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMA TERAPI BAGI GEN Z SMA YPM DIPONEGORO</dc:title>
	<dc:creator>Dian Arsita Ramadhani</dc:creator>
	<dc:creator>Erlingga Prihandani</dc:creator>
	<dc:creator>Dinda Tahlia Salasabela</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kesehatan mental, remaja Gen Z, depresi, gender, faktor risiko</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kesehatan mental remaja Gen Z merupakan isu yang semakin penting seiring dengan meningkatnya tekanan sosial, akademik, dan paparan teknologi digital. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap gangguan mental seperti kecemasan dan depresi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan pentingnya Kesehatan mental bagi anak remaja. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa remaja perempuan lebih rentan mengalami gangguan mental dibandingkan laki-laki. Hal ini disebabkan oleh perbedaan hormonal, cara mengelola emosi, serta tekanan sosial yang lebih besar terhadap perempuan. Faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap gangguan mental remaja Gen Z antara lain penggunaan media sosial yang berlebihan, bullying, kekerasan seksual, tekanan akademik, dan kondisi keluarga yang disfungsional. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan literasi kesehatan mental, penguatan peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam upaya pencegahan dan penanganan gangguan mental pada remaja. Saran dari penelitian ini adalah pentingnya penyusunan program promosi kesehatan mental yang inklusif berbasis gender agar upaya pencegahan lebih tepat sasaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/930</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.930</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 71-78</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/930/395</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/931</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI TENTANG GIZI SEIMBANG IBU RUMAH TANGGA DALAM MENDUKUNG ANAK SEHAT DAN AKTIF USIA DINI DI POSYANDU MELATI, SEMPAJA BARAT </dc:title>
	<dc:creator>Rusdiati Helmidanora</dc:creator>
	<dc:creator>Selvia Maharani Sugiarti</dc:creator>
	<dc:creator>Felia Ningsih</dc:creator>
	<dc:creator>Ruth Meilansya</dc:creator>
	<dc:creator>Fitri Kurnia Dewi</dc:creator>
	<dc:creator>Firdhatun Nisa</dc:creator>
	<dc:creator>Saida Mutia Landung</dc:creator>
	<dc:creator>Zefri Wandi Putra</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">gizi seimbang, ibu rumah tangga, makanan sehat, anak usia dini, edukasi gizi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Gizi seimbang merupakan faktor penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan optimal anak usia dini. Namun, kesadaran masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, terhadap pentingnya pola makan sehat masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran gizi seimbang melalui edukasi interaktif kepada ibu-ibu di Posyandu Melati, Sempaja Barat, Samarinda. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, wawancara, penyebaran kuesioner, serta praktik pembuatan nugget sehat berbahan dasar tahu dan tempe sebagai alternatif makanan bergizi yang terjangkau. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta memperoleh pemahaman lebih baik mengenai konsep gizi seimbang dan dampak negatif konsumsi makanan cepat saji. Sebanyak 100% peserta juga menunjukkan motivasi tinggi dalam menerapkan pola makan sehat di rumah. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu serta kurangnya variasi pengetahuan dalam pengolahan makanan bergizi. Meskipun demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku konsumsi makanan sehat di lingkungan keluarga. Dengan demikian, edukasi gizi berbasis masyarakat melalui kegiatan Posyandu berpotensi menjadi strategi efektif dalam upaya pencegahan masalah gizi pada anak usia dini. Disarankan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/931</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.931</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 79-91</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/931/396</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/932</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MEMBANGUN POLA MAKAN SEHAT MELALUI EDUKASI GIZI SEIMBANG DAN PERILAKU CUCI TANGAN YANG BENAR PADA SISWA KELAS V (LIMA) SDN 008 SAMARINDA UTARA</dc:title>
	<dc:creator>Sa`adah, Hayatus</dc:creator>
	<dc:creator>Sholihin</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriana</dc:creator>
	<dc:creator>Gita Naomi Gracia</dc:creator>
	<dc:creator>Hesti</dc:creator>
	<dc:creator>Shelly Afrilliani</dc:creator>
	<dc:creator>Sherly Ardelia Fitri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Gizi seimbang, cuci tangan pakai sabun, edukasi kesehatan, SDN 008 Samarinda, pengabdian masyarakat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Konsep makanan gizi seimbang dengan penerapan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) merupakan salah satu cara yang sederhana namun sangat berefek besar bagi kesehatan tubuh. Pemenuhan gizi tubuh dengan konsep “Isi Piringku” serta rajin dalam menerapkan cara cuci tangan pakai sabun menggunakan air mengalir sangat diperlukan untuk menghindarkan tubuh dari infeksi penyakit. Kegiatan penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait konsep makanan seimbang dan CTPS pada Siswa SDN 008 Samarinda Utara. Madiun yang nantinya dapat menjadi sebuah kebiasaan yang baik karena sudah diterapkan dan dibiasakan sejak dini. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif melalui penyuluhan, pemaparan langsung, dan permainan edukatif tentang konsep makanan gizi seimbang dan CTPS. Evaluasi dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan skor dari pretest sebesar 81,05% menjadi 87,89% pada post- test, menunjukkan peningkatan sebesar 6,84%. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan siswa serta tumbuhnya kesadaran dalam menerapkan pola makan seimbang dan kebiasaan mencuci tangan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. Kegiatan dilakukan di SDN 008 Samarinda Utara, Jl. KH.Hasyim Asyari No.40, Lempake, Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Sampel kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 5.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/932</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.932</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 92-105</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/932/397</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/934</identifier>
				<datestamp>2026-04-28T02:06:37Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENYULUHAN DAN EDUKASI PENTINGNYA PERTOLONGAN PERTAMA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DI PANTI SOSIAL ANAK DHARMA, LOA JANAN ILIR, SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Novi Milasari</dc:creator>
	<dc:creator>Ranty Adinda Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Devina Rahman</dc:creator>
	<dc:creator>Desita Eka Saharani</dc:creator>
	<dc:creator>Putri Yasmin Sakdah Azis</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi Novita</dc:creator>
	<dc:creator>Luthfi Zulyanda Putra</dc:creator>
	<dc:creator>Ramses Luis Siahaan</dc:creator>
	<dc:creator>Ghina Adhila</dc:creator>
	<dc:creator>Reksi Sundu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">dukasi, Pertolongan Pertama, Pelatihan, Panti Sosial Anak Dharma</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pertolongan pertama adalah tindakan awal yang dilakukan untuk menangani kondisi darurat sebelum bantuan medis profesional tersedia. Namun, pemahaman mengenai pentingnya pertolongan pertama masih rendah, terutama di kalangan anak-anak panti sosial yang rentan mengalami cedera ringan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan tentang pertolongan pertama kepada anak-anak di Panti Sosial Anak Dharma, Loa Janan Ilir, Samarinda. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi secara interaktif, pembagian leaflet, simulasi pertolongan pertama, serta evaluasi melalui pretest dan post test. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Mei 2025 dan diikuti oleh 35 anak berusia 11–19 tahun. Materi mencakup penanganan awal pada kondisi seperti luka, pingsan, tersedak, mimisan, patah tulang, dan shock. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Sebanyak 60% peserta mencapai skor tinggi pada postest, menunjukkan efektivitas metode edukasi yang diterapkan. Selain peningkatan pemahaman, kegiatan ini juga mendorong kesiapsiagaan peserta dalam menghadapi situasi darurat. Kesimpulannya, edukasi pertolongan pertama mampu meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan dasar penanganan darurat pada anak-anak panti sosial. Diperlukan pelatihan lanjutan secara berkala dan penyediaan fasilitas penunjang seperti kotak P3K untuk menciptakan lingkungan yang aman dan siaga.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/934</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v5i1.934</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 11-20</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/934/420</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/935</identifier>
				<datestamp>2026-04-28T02:06:37Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI PENGGOLONGAN OBAT DAN PENGGUNAAN OBAT YANG AMAN DI SMPN 13 SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Patrilia Noor Dwi C</dc:creator>
	<dc:creator>Ferliani Fransisca Sa’pang</dc:creator>
	<dc:creator>Davi Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator>Putri Faddilla</dc:creator>
	<dc:creator>Lastika Viola Dwinova</dc:creator>
	<dc:creator>Della</dc:creator>
	<dc:creator>Della Novi Aulia</dc:creator>
	<dc:creator>Paulina Fitriani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Edukasi obat, DAGUSIBU, pengabdian masyarakat, flipchart, penggolongan obat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Obat-obatan secara umum digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit. Pengawasan penggunaan obat-obatan saat ini dilakukan dengan memperkenalkan istilah DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang). Program pada pengabdian ini dirancang untuk membuat kesadaran siswa/i akan bahaya penyalahgunaan obat, termasuk obat bebas, obat keras, dan narkotika. Pengabdian ini menggunakan pendekatan dengan pengisian post test. Instrumen pengumpulan data berupa post test yang diberikan sesudah kegiatan edukasi. Kegiatan edukasi itu sendiri dilaksanakan menggunakan metode Flip chart dianggap dapat menjaga perhatian siswa/i terhadap materi pembelajaran dan mencegah peserta didik dari rasa bosan. interaktif yang dibantu media flip chart, diselingi permainan edukatif untuk membuat partisipasi siswa/i. Peserta dibagi dalam kelompok kecil (10 siswa per kelompok) untuk memfasilitasi diskusi dan pemahaman yang lebih baik. Siswa/i yang awalnya tidak paham mengenai penggolongan obat dan cera penggunaan obat yang benar setelah dilakukan edukasi, mengindikasikan adanya pemahaman dari siswa/i tentang penggolongan obat dan cara penggunaan yang benar. Edukasi DAGUSIBU pada kelompok kecil menggunakan media flip chart berdampak pada peningkatan pengetahuan siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan pengetahuan kategori tinggi dari 33% menjadi 60% setelah dilakukan edukasi. Meskipun demikian, masih terdapat proporsi siswa dengan pemahaman sedang sebanyak 36,67%, menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang beragam dan terdiferensiasi untuk mencapai pemahaman optimal bagi seluruh siswa. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program edukasi kesehatan di sekolah-sekolah lain.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/935</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v5i1.935</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 21-34</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/935/421</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/936</identifier>
				<datestamp>2026-04-28T02:06:37Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI PENGURANGAN KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DALAM KEMASAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIABETES MELITUS PADA SISWA SMP NEGERI 38 DI KOTA SAMARINDA</dc:title>
	<dc:creator>Dwi Puspita, Alfiana</dc:creator>
	<dc:creator>Adinda Puspita Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Agnesia Naila Putri Sutra</dc:creator>
	<dc:creator>Ahmad Fahda Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Merlin Triwulan Ningsih</dc:creator>
	<dc:creator>Mery Dira Nor Aini</dc:creator>
	<dc:creator>Monica Montessary</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">bunga telang, diabetes melitus, edukasi gizi, konsumsi gula, remaja</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Peningkatan kasus Diabetes Melitus (DM) di Kalimantan Timur semakin banyak ditemukan, bahkan mulai terjadi pada kelompok usia remaja. Hal ini erat kaitannya dengan kebiasaan konsumsi gula yang tinggi serta pola hidup yang kurang sehat. Kelompok anak usia sekolah, khususnya siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dikategorikan sebagai kelompok rentan karena pada tahap ini tingkat konsumsi minuman manis masih tinggi, sementara pemahaman mengenai dampak kesehatan jangka panjangnya masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya konsumsi gula berlebih serta mengenalkan alternatif minuman sehat berbahan dasar alami sebagai langkah preventif terhadap DM sejak usia dini. SMP Negeri 38 Samarinda dipilih sebagai lokasi pengabdian karena terletak di wilayah padat penduduk dengan akses yang tinggi terhadap makanan dan minuman kemasan, serta belum pernah mendapatkan penyuluhan terkait pencegahan diabetes pada usia sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 03 Juni 2025 dengan melibatkan 24 siswa kelas VII dan VIII. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif, sesi tanya jawab, demonstrasi pembuatan minuman Bunga Telang, serta evaluasi menggunakan lembar kuisioner. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa; sebanyak 23 siswa sangat setuju bahwa pengurangan konsumsi makanan dan minuman manis dapat mencegah DM, dan 19 siswa menyadari pentingnya membatasi asupan gula harian. Demonstrasi minuman bunga telang diterima baik oleh siswa sebagai alternatif sehat. Kegiatan edukasi yang dilakukan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran gizi siswa mengenai risiko konsumsi gula berlebih. Oleh karena itu, upaya edukasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan serta didukung oleh peran sekolah dan keluarga guna mendorong terbentuknya perilaku konsumsi yang lebih sehat dan berkelanjutan pada usia remaja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/936</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v5i1.936</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 35-44</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/936/422</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/938</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN ECO-ENZYME SEBAGAI SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN</dc:title>
	<dc:creator>Agustiqori Al-Mubarak</dc:creator>
	<dc:creator>Diana Kurnia Apriani</dc:creator>
	<dc:creator>Erlingga Prihandani</dc:creator>
	<dc:creator>Ferliani Fransisca Sa’pang</dc:creator>
	<dc:creator>Sunsugos Novzia Rahdana</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayat</dc:creator>
	<dc:creator>Immanuela Oray Theodora</dc:creator>
	<dc:creator>Inda Tombang</dc:creator>
	<dc:creator>Siti Rahmah</dc:creator>
	<dc:creator>Siti Saharani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Eco-Enzyme, Fermentasi, Sampah, Limbah Organik, Masyarakat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Eco-enzyme adalah produk pemanfaatan limbah organik (buah/sayur) yang difermentasikan dengan gula dalam suatu wadah dan didiamkan selama 3 bulan hingga menjadi larutan aktif. Penggunaan eco-enzyme sebagai larutan pembersih alami berkontribusi menjaga lingkungan karena mengolah limbah sampah organik skala rumah tangga. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan edukasi dalam pengelolaan sampah/limbah, diperlukan tambahan informasi dan pengetahuan serta kesadaran kelompok masyarakat akan pembuatan Eco-enzyme sebagai salah satu produk multi fungsi, yang dapat mengatasi permasalahan banyaknya limbah atau sampah organik, khususnya dalam rumah tangga. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu sosialisasi kegiatan dan memberikan edukasi melalui ceramah dan diskusi. Hasil dari pelatihan pembuatan Eco-enzyme ini dapat membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola limbah organik, baik limbah hasil pertanian dan peternakan, maupun limbah rumah tangga. Dengan pelatihan ini, masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik mereka sendiri untuk membuat eco-enzyme. Selain mengurangi limbah organik yang masuk ke lingkungan, pelatihan ini juga dapat menciptakan sumber pendapatan tambahan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/938</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.938</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 106-116</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/938/398</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/939</identifier>
				<datestamp>2026-04-28T02:06:37Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Edukasi PENGETAHUAN TENTANG RESISTENSI ANTIBIOTIK SETELAH EDUKASI PADA POSYANDU DI KELURAHAN GUNUNG KELUA, SAMARINDA ULU</dc:title>
	<dc:creator>Sentat, Triswanto</dc:creator>
	<dc:creator>Ramadhani, Inthan</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyulia, Inthan</dc:creator>
	<dc:creator>Melinda Putri, Jesica</dc:creator>
	<dc:creator>Revana, Syelda</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayat, Taufiq</dc:creator>
	<dc:creator>Seso, Teresa Savira Nancilia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Antibiotik, Resistensi, Edukasi, Pemgetahuan, Pengabdian Masyarakat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyakit infeksi dan resistensi antibiotik merupakan tantangan kesehatan yang kian meningkat di Indonesia, khususnya di wilayah perkotaan seperti Samarinda. Berdasarkan survei tahun 2023 menunjukan 22,1% penduduk Indonesia menggunakan antibiotik secara oral dalam satu tahun terakhir, dengan lebih dari 40% penggunaan tanpa resep dokter, hal ini menunjukkan sebuah praktik yang meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Penerapan pendekatan pengabdian masyarakat oleh institusi pendidikan kesehatan seperti STIKSAM adalah bentuk kontribusi nyata terhadap kesehatan publik. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan masyarakat terkait resistensi antibiotik setelah dilakukan intervensi edukasi di Posyandu Kelurahan Gunung Kelua, Samarinda. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Kegiatan dilaksanakan pada 1 Juni 2025, melibatkan penyajian materi berbasis audiovisual, diskusi terbuka, permainan interaktif, dan pemberian kuesioner berisi 5 butir pertanyaan skala benar/salah. Hasil kuesioner dari 18 responden menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang tinggi dengan rata-rata jawaban benar 86,7%, terutama dalam memahami fungsi antibiotik. Pemahaman terkait hubungan konsumsi antibiotik yang tepat dengan pencegahan resistensi perlu ditingkatkan dengan pemberian edukasi yang bekelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan antibiotik yang tepat. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/939</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v5i1.939</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 45-57</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/939/423</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/941</identifier>
				<datestamp>2026-04-28T02:06:37Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELATIHAN PEMBUATAN PUDING UBI UNGU – TEPUNG BIJI ALPUKAT SEBAGAI ALTERNATIF CEMILAN SEHAT ANTIDIABETES</dc:title>
	<dc:creator>Astani, Ameliora Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Yunika Ananda Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Cantikanuri, Annastasya Bayu </dc:creator>
	<dc:creator>Saputri, Anisa</dc:creator>
	<dc:creator>Armadani, Anita</dc:creator>
	<dc:creator>Rhomadhani, Nabila</dc:creator>
	<dc:creator>Rizky Ramadhani, Muhammad </dc:creator>
	<dc:creator>Rezha Pahlevi, Muhammad </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ubi ungu, puding sehat, diabetes melitus, penyuluhan gizi, makanan fungsional.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyakit diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di masyarakat. Pola makan yang tidak sehat menjadi salah satu faktor risiko utama terjadinya diabetes. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi gizi melalui penyuluhan yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi makanan sehat. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memperkenalkan pembuatan puding ubi ungu dengan kombinasi tepung biji alpukat sebagai alternatif camilan sehat yang memiliki indeks glikemik rendah dan kaya akan antioksidan. Ubi ungu mengandung antosianin yang berperan dalam mengontrol kadar gula darah serta serat yang baik untuk metabolisme tubuh. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi pembuatan puding ubi ungu. Di dalam kegiatan ini, masyarakat berperan aktif selama sesi diskusi dan demonstrasi pembuatan puding. Namun, dalam implementasi sebagai cemilan alternatif perlu ada penyesuaian resep untuk memperbaiki cita rasa dari puding.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/941</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v5i1.941</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 58-71</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/941/424</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/943</identifier>
				<datestamp>2026-04-28T02:06:37Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI PEMANFAATAN BUNGA TELANG  (CLITORIA TERNATEA L.) DALAM MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH PADA IBU – IBU  PKK KELURAHAN SUNGAI KELEDANG</dc:title>
	<dc:creator>Muhammad Marwan Ramadhan</dc:creator>
	<dc:creator>Kaleb Bagus Witjayanto Pasenga</dc:creator>
	<dc:creator>Khatimatul Huzna</dc:creator>
	<dc:creator>Vida Adistya</dc:creator>
	<dc:creator>Tri Islamiati Deli</dc:creator>
	<dc:creator>Khairunnsa Leilani</dc:creator>
	<dc:creator>Tresia Lempung</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Clitoria ternatea L. Edukasi Kesehatan, Daya Tahan Tubuh, Ibu-Ibu PKK, Kelurahan Sungai Keledang.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK di Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang, dalam memanfaatkan bunga telang (Clitoria ternatea L.) sebagai teh herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Bunga telang kaya akan senyawa bioaktif seperti antosianin dan flavonoid yang berpotensi meningkatkan sistem imun. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis edukasi dan praktik langsung, meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan simplisia dan seduhan teh bunga telang, serta evaluasi pretest dan posttest. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari dengan melibatkan 34 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, dengan 47,06% mencapai kategori “baik” dan 47,06% “sangat baik”. Peserta juga diajarkan cara budidaya, pengolahan, dan pemanfaatan bunga telang sebagai produk bernilai ekonomi. Tantangan yang dihadapi termasuk koordinasi tim dan komunikasi dengan pemangku kepentingan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan tetapi juga membuka peluang kewirausahaan berbasis produk herbal lokal. Diharapkan inisiatif serupa dapat dikembangkan untuk mendukung kesehatan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/943</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v5i1.943</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 72-83</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/943/425</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/945</identifier>
				<datestamp>2026-04-28T02:06:37Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PROMOSI KESEHATAN MENGENALI CACINGAN DAN DAMPAKNYA PADA KESEHATAN ANAK-ANAK DI SDN 001 SUNGAI KUNJANG</dc:title>
	<dc:creator>Jubaidah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Chennia Yovinta Kurniawan</dc:creator>
	<dc:creator>Marisa Sa’Diah</dc:creator>
	<dc:creator>Maris Veronica Buring</dc:creator>
	<dc:creator>Kristina Wiwi</dc:creator>
	<dc:creator>Qori Agustiana</dc:creator>
	<dc:creator>Florecitha Brigitha Ceq</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Cacingan, Penyakit, Anak-anak.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Indonesia termasuk negara berkembang yang tidak terlepas dari masalah kesehatan penyakit cacingan. Prevalensi penyakit cacingan tinggi di Indonesia karena Indonesia beriklim tropis dan memiliki kelembapan udara yang tinggi sehingga memungkinkan perkembangan cacing semakin baik. Prevalensi cacingan di Indonesia pada umumnya masih sangat tinggi, terutama pada golongan penduduk yang kurang mampu yaitu antara 2,5% - 62%. Kelompok umur terbanyak pada usia 5-14 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penyuluhan yang meliputi : penyampaian materi berupa PPT, vidio edukasi, dan pembagian poster. Bahan-bahan yang digunakan adalah spanduk, PPT materi, dan poster. Hasil diperoleh, bahwa sebagian besar siswa/i mengetahui tentang apa itu cacingan dan sebagian kecil siswa/i pernah terdampak cacingan karena kurangnya hidup bersih dan sehat. Selain itu, faktor lain yang menjadi alasan adalah kurangnya informasi orang tua mengenai cacingan kepada anak-anak sehingga mereka masih hidup sembarangan. Diperlukan edukasi lanjutan yang dikaitkan dengan keikutsertaan orang tua dalam program ini. Hasil yang kami dapat dilihat dari hasil kuesioner dari 27 siswa/i menunjukkan bahwa mayoritas responden (66,67%) memberikan jawaban “YA” pada pertanyaan yang menunjukkan pemahaman positif tentang pencegahan dan pengetahuan dasar mengenai cacingan. Sebaliknya, sebanyak (33,33%) siswa/i masih memberikan jawaban “TIDAK” yang ditunjukkan dengan masih adanya pemahaman yang kurang terhadap perilaku hidup bersih.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/945</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v5i1.945</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 84-95</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/945/426</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/952</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SOSIALISASI HEALING GARDEN PROJECT: INOVASI TAMAN TOGA SEBAGAI MEDIA EDUKASI DAN RUANG SEHAT BAGI MASYARAKAT DAN PEMBUATAN VIDEO POTENSI DESA MENDIK KARYA</dc:title>
	<dc:creator>Eko Sugiharto</dc:creator>
	<dc:creator>Andro Saputra</dc:creator>
	<dc:creator>Annisa Nuriya Tsaqifa</dc:creator>
	<dc:creator>Amalia Puspita Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Hana Nabila</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Fakhira</dc:creator>
	<dc:creator>Oktavia Ningrum</dc:creator>
	<dc:creator>Nadya Natasya Ghaida </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tanaman Obat Keluarga</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">, Inovasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Media Edukasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Desa Mendik Karya merupakan salah satu desa yang memiliki potensi alam dan sumber daya masyarakat yang cukup besar, namun masih perlu dikembangkan agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Kehidupan masyarakat desa yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, dan kegiatan lokal lainnya menjadikan desa ini memiliki banyak kekayaan alam yang bisa digali lebih dalam. Disamping itu, lingkungan desa yang masih asri dan masyarakatnya yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan memberikan peluang besar untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat secara praktis, edukatif, sekaligus estetis bagi seluruh warga. Salah satu program kerja andalan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Mendik Karya adalah Healing Garden Project yang berfokus pada pembuatan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Tujuan dari Healing Garden Project ini tidak hanya sebatas memperindah lingkungan, tetapi juga menghadirkan ruang hijau yang berfungsi sebagai media edukasi serta ruang healing bagi masyarakat. Taman TOGA diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali pemanfaatan tanaman obat tradisional, meningkatkan kesadaran akan gaya hidup sehat, sekaligus memperkuat ikatan masyarakat dengan lingkungannya. Bahan yang digunakan pada program kerja ini adalah beberapa Tanaman Obat Keluarga (TOGA), cat, kuas, paku, barcode, batu kerikil, botol bekas, bambu, kamera handphone, laptop, software editing, dan papan nama lokasi. Metode yang digunakan pada program kerja ini meliputi beberapa tahap yaitu penanaman berbagai jenis tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan, melakukan pengecatan area taman agar terlihat lebih menarik, membangun fasilitas pendukung, hingga membuat barcode berisi informasi mengenai jenis tanaman dan khasiatnya. Dengan adanya barcode ini, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh pengetahuan mengenai manfaat tanaman obat tradisional hanya dengan melakukan scan melalui ponsel. Dari hasil yang telah didapatkan dapat disimpulkan bahwa Program KKN Universitas Mulawarman di Desa Mendik Karya berhasil membangun Taman TOGA sebagai ruang hijau edukatif dengan inovasi barcode digital serta membuat video potensi desa yang menampilkan keunggulan alam, sosial, dan budaya. Kegiatan berjalan lancar dengan dukungan masyarakat dan pemerintah desa. Dengan saran taman dan video tersebut terus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan promosi, serta kegiatan serupa dikembangkan melalui pelatihan pengolahan tanaman obat dan program desa berbasis lingkungan. Selain pembuatan Taman TOGA, kami juga mengembangkan program unggulan lain berupa pembuatan video potensi desa. Program ini bertujuan mendokumentasikan serta memperkenalkan berbagai potensi Desa Mendik Karya, baik dari aspek sumber daya alam, pertanian, budaya, maupun kehidupan sosial masyarakatnya. Video tersebut menjadi sarana promosi yang dapat membantu desa dalam memperluas jangkauan informasi mengenai keunggulan yang dimiliki, sekaligus menjadi identitas visual desa di masa depan. Melalui Healing Garden Project dan pembuatan video potensi desa, kami berupaya memberikan kontribusi nyata yang berkelanjutan. Desa Mendik Karya tidak hanya memperoleh ruang hijau yang indah dan edukatif, tetapi juga memiliki media publikasi yang mampu mendukung perkembangan serta pengenalan desa kepada masyarakat luas.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/952</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.952</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 117-129</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/952/399</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/954</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">MENGGALI POTENSI JAMU SEBAGAI DETOKSIFIKASI TUBUH: PENYULUHAN KEPADA WARGA DESA GIRI AGUNG, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA</dc:title>
	<dc:creator>Alpianor S.</dc:creator>
	<dc:creator>Hanifa, Deasy Nur Chairin</dc:creator>
	<dc:creator>Destyna Fitrillah Yusril</dc:creator>
	<dc:creator>Fathur Rahman</dc:creator>
	<dc:creator>Karien Reginawati Rakhman</dc:creator>
	<dc:creator>M. Rizqi Ramdhani Bahri</dc:creator>
	<dc:creator>Tiara</dc:creator>
	<dc:creator>Naila Dwi Ratna Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Healt Menvianti Juwita Putri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Detoksifikasi, jamu, Desa Giri Agung Kutai Kartanegara</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rempah-rempah merupakan sumber daya hayati yang sejak lama telah berperan penting dalam kehidupan manusia. Salah satu pengolahan rempah di Indonesia dengan menjadikannya sebuah minuman berbahan herbal yang disebut jamu. Salah satu manfaat jamu yaitu sebagai detoksifikasi zat-zat berbahaya di dalam tubuh. Program pengabdian masyarakat di Desa Giri Agung, Kabupaten Kutai Kartanegara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai pemanfaatan rempah-rempah dalam produksi jamu sebagai detoksifikasi alami. Kegiatan ini meliputi serangkaian aktivitas, seperti pemeriksaan kesehatan, diskusi interaktif, pretest dan posttest, serta penyuluhan pembuatan jamu. Pada pelaksanaannya, tim pengabdian berperan aktif sebagai narasumber dan fasilitator. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan di kalangan warga. Skor Pretest masyarakat Desa Giri Agung mendapat nilai 29,03%. Hasil ini mengalami peningkatan tajam menjadi 100% pada Posttest. Hal ini menggambarkan efektivitas penyuluhan yang telah diberikan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan warga dalam pembuatan jamu yang dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat di desa tersebut. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi para petani rempah di Desa Giri Agung. Adanya peningkatan pengetahuan dalam pengolahan rempah diharapkan masyarakat dapat meningkatkan nilai jual produk dan berkontribusi pada pelestarian sumber daya lokal. Sehingga diharapkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Giri Agung dapat meningkat secara keseluruhan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/954</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.954</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 130-139</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/954/400</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/961</identifier>
				<datestamp>2026-01-06T07:14:50Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG RISIKO DAN DIAGNOSIS DINI TUBERKULOSIS MELALUI EDUKASI DI PUSKESMAS MEKARMUKTI CIKARANG UTARA</dc:title>
	<dc:creator>Abdul Rozak</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Masita Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Marselina</dc:creator>
	<dc:creator>Salma Hilmy Rusydi Hashim</dc:creator>
	<dc:creator>Nuzul Gyanata Adiwisastra</dc:creator>
	<dc:creator>Ulyati Ulfah</dc:creator>
	<dc:creator>La Ode Muhammad Anwar</dc:creator>
	<dc:creator>Ike Maya Permanasari</dc:creator>
	<dc:creator>Zahra Nabila Ramadhani</dc:creator>
	<dc:creator>Rini Afifah Puspitawati</dc:creator>
	<dc:creator>Galih Muhammad Faqih</dc:creator>
	<dc:creator>Alifia Maulida</dc:creator>
	<dc:creator>Aisyah Lidya Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Retno Tri Anjani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tuberkulosis, Edukasi, Pernapasan, Masyarakat, Kesehatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global di Indonesia, negara Indonesia menempati peringkat kedua kasus TB terbanyak di dunia. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang risiko dan pentingnya diagnosis dini TB menjadi faktor utama tingginya angka kejadian penyakit ini. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko dan diagnosis dini tuberkulosis melalui edukasi terstruktur. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan menggunakan media leaflet yang dilaksanakan di Puskesmas Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan posttest pada 20 peserta untuk mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah penyuluhan. Materi edukasi meliputi definisi TB, cara penularan, gejala klinis, faktor risiko, pentingnya diagnosis dini, dan cara pencegahan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dimana pada pretest mayoritas peserta (50%) memperoleh nilai 80 dengan nilai terendah 60 dan tertinggi 100. Setelah penyuluhan, dilakukan evaluasi kembali dengan posttest menunjukkan peserta yang memperoleh nilai 100 meningkat menjadi 20%, nilai 90 sebanyak 30%, dan tidak ada peserta yang memperoleh nilai di bawah 70. Berdasarkan hasil penyuluhan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa metode pemaparan materi dengan media leaflet terbukti efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai TB. Disarankan agar kegiatan edukasi serupa dilakukan secara berkala dengan melibatkan lebih banyak peserta dan wilayah yang lebih luas, serta pengembangan media edukasi yang lebih variatif untuk mendukung program pencegahan dan pengobatan penyakit Tuberkulosis.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2025-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/961</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v4i2.961</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 140-150</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/961/401</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.jurnal.stiksam.ac.id:article/980</identifier>
				<datestamp>2026-04-28T02:06:37Z</datestamp>
				<setSpec>erau:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI OBAT CACING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KECACINGAN PADA BALITA DI POSYANDU BAKUNG, MOYUDAN, SLEMAN</dc:title>
	<dc:creator>Amrullah Fitria Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Jingga Putri Rindiani</dc:creator>
	<dc:creator>Putri Diva Maylani</dc:creator>
	<dc:creator>Tazkia Alia Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Qarriy Aina Urfiyya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">anthelmintik, balita, kecacingan, posyandu, obat cacing</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Infeksi kecacingan merupakan permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian, baik di Indonesia maupun secara global. Indonesia menempati urutan ke-4 dengan jumlah infeksi kecacingan terbesar, di dunia. Infeksi ini dapat mengganggu pertumbuhan fisik dan kecerdasan, terutama pada anak. Sehingga perlu adanya edukasi pada orangtua sebagai upaya pencegahan kecacingan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan memberikan edukasi mengenai obat cacing untuk pencegahan kecacingan balita kepada Ibu-Ibu di Posyandu Bakung. Kegiatan pengabdian berupa edukasi menggunakan metode ceramah. Materi yang disampaikan meliputi penyakit kecacingan, pencegahan dan upaya pengobatannya. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 23 ibu. Sebesar 94% peserta merupakan Ibu Rumah Tangga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor posttest (98 + 3,7) dibandingkan dengan skor pretest (93 + 5,9). Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Posyandu Bakung berjalan dengan lancar. Kegiatan terbukti meningkatkan pemahaman peserta, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata skor dari 93 (pretest) menjadi 98 (posttest).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/980</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51352/erau.v5i1.980</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Abdi Masyarakat Erau; Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat ERAU; 96-104</dc:source>
	<dc:source>2829-5048</dc:source>
	<dc:source>2829-5501</dc:source>
	<dc:source>10.51352/erau.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/erau/article/view/980/427</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Abdi Masyarakat Erau</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
