PROMOSI KESEHATAN MENGENALI CACINGAN DAN DAMPAKNYA PADA KESEHATAN ANAK-ANAK DI SDN 001 SUNGAI KUNJANG

  • Siti Jubaidah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Chennia Yovinta Kurniawan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Marisa Sa’Diah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Maris Veronica Buring Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Kristina Wiwi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Qori Agustiana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
  • Florecitha Brigitha Ceq Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
Keywords: Cacingan, Penyakit, Anak-anak.

Abstract

Indonesia termasuk negara berkembang yang tidak terlepas dari masalah kesehatan penyakit cacingan. Prevalensi penyakit cacingan tinggi di Indonesia karena Indonesia beriklim tropis dan memiliki kelembapan udara yang tinggi sehingga memungkinkan perkembangan cacing semakin baik. Prevalensi cacingan di Indonesia pada umumnya masih sangat tinggi, terutama pada golongan penduduk yang kurang mampu yaitu antara 2,5% - 62%. Kelompok umur terbanyak pada usia 5-14 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penyuluhan yang meliputi : penyampaian materi berupa PPT, vidio edukasi, dan pembagian poster. Bahan-bahan yang digunakan adalah spanduk, PPT materi, dan poster. Hasil diperoleh, bahwa sebagian besar siswa/i mengetahui tentang apa itu cacingan dan sebagian kecil siswa/i pernah terdampak cacingan karena kurangnya hidup bersih dan sehat. Selain itu, faktor lain yang menjadi alasan adalah kurangnya informasi orang tua mengenai cacingan kepada anak-anak sehingga mereka masih hidup sembarangan. Diperlukan edukasi lanjutan yang dikaitkan dengan keikutsertaan orang tua dalam program ini. Hasil yang kami dapat dilihat dari hasil kuesioner dari 27 siswa/i menunjukkan bahwa mayoritas responden (66,67%) memberikan jawaban “YA” pada pertanyaan yang menunjukkan pemahaman positif tentang pencegahan dan pengetahuan dasar mengenai cacingan. Sebaliknya, sebanyak (33,33%) siswa/i masih memberikan jawaban “TIDAK” yang ditunjukkan dengan masih adanya pemahaman yang kurang terhadap perilaku hidup bersih.

Published
2026-04-28